Jangan terfokus pada Mega, banyak sosok wanita terbaik
Sabtu, 21 April 2012 - 14:36 WIB
Jangan terfokus pada Mega, banyak sosok wanita terbaik
A
A
A
Sindonews.com - Desas-desus Megawati Soekarnoputri akan kembali bertarung merebut kursi presiden Republik Indonesia 2014 mendatang, memang layak dibicarakan. Sebagai Ketua Umum Partai PDI-P ia memang jadi centre point. namun masyarakat Indonesia jangan hanya pada sosok Mega karena masih banya wanita-wanita kuat di negeri ini.
Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto menilai sudah seharusnya pemimpin perempuan tidak hanya terpusat pada sosok Megawati Soekarno Putri, pasalnya masih banyak lagi kader perempuan yang mempunyai kemampuan sama.
“ Saatnya, figur pemimpin nasional tidak berpusat hanya di Megawati, perlu diberi kesempatan figur lain muncul sehingga menjadi referensi bagi pemilih” tutur Gun Gun Heryanto kepada sindonews, sabtu (21/4/2012).
Gun Gun Heryanto menjelaskan Sebenarnya banyak perempuan Indonesia yang punya kapabilitas dan track record sebagai pemimpin. Misalnya kita bisa menyebut sejumlah nama di partai politik maupun di luar partai yang layak didorong oleh banyak pihak untuk terus mengeksplorasi kemampuannya pada jabatan-jabatan publik.
“ Figur-figur seperti Sri Mulyani, Puan Maharani atau yang lain, sebenarnya punya peluang untuk bersaing dalam regenerasi kepemimpinan nasional,” ucapnya.
Masih kata Gun Gun bisa jadi karena prototype parpol-parpol di Indonesia masih feodal dan oligarkis, Jabatan strategis kelompok elit utama di hampir semua parpol masih didominasi kaum laki-laki. Jika pun ada partai yang ketumnya perempuan seprti Mega lebih karena 'reference power' yang dimiliki mereka dari trah Soekarno.
“Jadi lagi-lagi ini tradisi feodal, Seharusnya memang partai ke ke depan harus menjadi partai modern,” tukasnya. (wbs)
Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto menilai sudah seharusnya pemimpin perempuan tidak hanya terpusat pada sosok Megawati Soekarno Putri, pasalnya masih banyak lagi kader perempuan yang mempunyai kemampuan sama.
“ Saatnya, figur pemimpin nasional tidak berpusat hanya di Megawati, perlu diberi kesempatan figur lain muncul sehingga menjadi referensi bagi pemilih” tutur Gun Gun Heryanto kepada sindonews, sabtu (21/4/2012).
Gun Gun Heryanto menjelaskan Sebenarnya banyak perempuan Indonesia yang punya kapabilitas dan track record sebagai pemimpin. Misalnya kita bisa menyebut sejumlah nama di partai politik maupun di luar partai yang layak didorong oleh banyak pihak untuk terus mengeksplorasi kemampuannya pada jabatan-jabatan publik.
“ Figur-figur seperti Sri Mulyani, Puan Maharani atau yang lain, sebenarnya punya peluang untuk bersaing dalam regenerasi kepemimpinan nasional,” ucapnya.
Masih kata Gun Gun bisa jadi karena prototype parpol-parpol di Indonesia masih feodal dan oligarkis, Jabatan strategis kelompok elit utama di hampir semua parpol masih didominasi kaum laki-laki. Jika pun ada partai yang ketumnya perempuan seprti Mega lebih karena 'reference power' yang dimiliki mereka dari trah Soekarno.
“Jadi lagi-lagi ini tradisi feodal, Seharusnya memang partai ke ke depan harus menjadi partai modern,” tukasnya. (wbs)
()