Lumpur Lapindo ganjal Ical melaju ke Pilpres
Kamis, 12 April 2012 - 13:23 WIB
Lumpur Lapindo ganjal Ical melaju ke Pilpres
A
A
A
Sindonews.com - Masih terjadi tarik menarik siapa calon presiden (capres) yang akan diusung Partai Golkar pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. Apakan Aburizal Bakrie (Ical) ataukah Jusuf Kalla (JK).
Namun, jika Golkar mengusung Ical, maka akan ada sejumlah persoalan yang akan menjadi ganjalan Ketua Umum Partai Golkar ini melaju ke pertarungan pilpres. Salah satunya kasus luapan lumpur Lapindo di Porong Sidoarjo.
Hal itu juga diakui salah seorang kader Golkar, Tantowi Yahya. Menurut anggota Komisi I Fraksi Golkar ini, kasus lumpur Lapindo bisa dijadikan senjata ampuh untuk tidak memuluskan jalannya Ical menuju ke Pilpres 2014.
Kata mantan presenter televisi ini, meski kasus Lapindo sudah dianggap selesai secara hukum, tapi tetap bisa dijadikan senjata jitu untuk mengganjal Ical dalam pencapresan itu.
"Masalah Lapindo sudah selesai, sudah ada putusan hukum, tapi butuh sosialisasi. Kasus Lapindo menjadi senjata manis untuk menyerang Pak Ical," tuturnya di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Kamis (12/4/2012).
Menurutnya, segencar apapun Golkar menyosialisasikan status hukum kasus Lapindo kepada masyarakat, tapi dia yakin serangan dari rival politik pasti tak kalah kencang.(lin)
Namun, jika Golkar mengusung Ical, maka akan ada sejumlah persoalan yang akan menjadi ganjalan Ketua Umum Partai Golkar ini melaju ke pertarungan pilpres. Salah satunya kasus luapan lumpur Lapindo di Porong Sidoarjo.
Hal itu juga diakui salah seorang kader Golkar, Tantowi Yahya. Menurut anggota Komisi I Fraksi Golkar ini, kasus lumpur Lapindo bisa dijadikan senjata ampuh untuk tidak memuluskan jalannya Ical menuju ke Pilpres 2014.
Kata mantan presenter televisi ini, meski kasus Lapindo sudah dianggap selesai secara hukum, tapi tetap bisa dijadikan senjata jitu untuk mengganjal Ical dalam pencapresan itu.
"Masalah Lapindo sudah selesai, sudah ada putusan hukum, tapi butuh sosialisasi. Kasus Lapindo menjadi senjata manis untuk menyerang Pak Ical," tuturnya di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Kamis (12/4/2012).
Menurutnya, segencar apapun Golkar menyosialisasikan status hukum kasus Lapindo kepada masyarakat, tapi dia yakin serangan dari rival politik pasti tak kalah kencang.(lin)
()