SBY sebaiknya jangan takut ancaman

Senin, 19 Maret 2012 - 14:38 WIB
SBY sebaiknya jangan...
SBY sebaiknya jangan takut ancaman
A A A
Sindonews.com - Curahan hati (curhat) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal keluarganya yang sering mendapat ancaman tembak mengundang komentar dari banyak pihak. Pasalnya, beberapa waktu lalu, SBY juga pernah mengeluhkan hal serupa. Waktu itu, sambil menunjukkan foto, SBY mengaku menjadi target tembak teroris.

Menanggapi curhatan orang nomor satu di negeri ini, politikus PDIP Pramono Anung mengatakan presiden seharusnya tak perlu takut dengan ancaman itu. Sebab, presiden dikelilingi banyak orang sebagai pelindung. Ada Badan Intelijen Nasional (BIN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, dan banyak lagi instrumen lain.

"Tidak mungkinlah kalau ada ancaman, katakanlah ada ancaman yang bisa diwujudkan, saya yakin semua presiden pasti ada ancaman, pasti. Ketika Gus Dur, Bu Mega, Pak Habibie, itu ada," ujar Pramono kepada Wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2012).

Kata Pramono, presiden sebagai simbol negara sudah pasti mendapat perlindungan penuh dari aparat keamanan. "Tetapi kan karena itu presiden, dia dijaga, karena itu simbol negara," tambahnya.

Namun, jika memang ancaman itu serius dan benar-benar akan terjadi, maka menjadi kewajiban aparat memberikan jaminan kepada presiden dan keluarganya. Jangan sampai terjadi sesuatu terhadap salah satu simbol negara itu.

"Kalau itu kemarin disampaikan secara serius oleh presiden secara terbuka menurut saya itu adalah warning bagi aparat yang bertanggungjawab, untuk memberikan jaminan keselamatan presiden dan keluarga," tukasnya.

Sebelumnya, saat pengarahan dalam Silaturahim Kader Partai Demokrat di kediaman pribadinya di Puri Cikeas Indah, Minggu 18 Maret malam, SBY bercerita dirinya menjadi sasaran tembak akibat beberapa kebijakan dan persoalan yang mendera Partai Demokrat.

Selain ancaman, muncul juga caci maki kepada Ibu Negara Ani Yudhoyono, meski kondisi sang istri saat itu sedang sakit. "Saudara-saudara, sekarang ini yang dijadikan sasaran tembak saya, selalu begitu. Saya cek ke Ibu Negara, di samping ada yang berikan selamat ada juga yang berikan caci maki. Bahkan mengancam saya dan keluarga," ujar SBY.(lin)
()
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
3 Ancaman Terbesar Militer...
3 Ancaman Terbesar Militer AS, Paling Utama Adalah China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved