DW terima miliaran dari PT TRS

Jum'at, 09 Maret 2012 - 21:19 WIB
DW terima miliaran dari...
DW terima miliaran dari PT TRS
A A A
Sindonews.com - Direktur Penyidik (Dirdik) pada Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Arnold Angkouw membenarkan bahwa hari ini tim penyidik memeriksa atasan Dhana Widyatmika alias DW dengan inisial FRM.

"Ada kelanjutan pemeriksaan dari dua hari yang lalu, dan baru ada satu yaitu atasannya DW sewaktu menjabat kepala seksi di kantor pajak, Setia Budi, Jakarta Selatan," ujar Arnold saat keluar gedung Jampidsus, Jakarta, Jumat (9/3/2012) petang.

Dalam pemeriksaannya, FRM menjelaskan dia tidak pernah berhubungan bisnis dengan DW. Untuk itu, minggu depan Kejagung akan memeriksa beberapa pimpinan.

"Minggu depan ada beberapa pimpinannya yang datang, saya tidak bisa menyebutkan siapa-siapanya. Lihat saja minggu depan. Ada beberapa perusahaan yang kami periksa. Salah satunya PT TRS, perusahaan ini bergerak di bidang properti dimana ada aliran dana dari perusahaan tersebut ke DW," terangnya.

Ditambahkan dia, dari keterangan tersebut dapat diketahui besaran dana yang diterima DW. "Dari bukti yang kita dapat, ada aliran dana dalam bentuk pemberian. Ini terkait wajib pajak PT TRS kepada Dhana yang berjumlah miliaran," terang Arnold. (san)
()
Berita Terkini
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved