Anas bantah Demokrat bersih-bersih

Sabtu, 03 Maret 2012 - 14:58 WIB
Anas bantah Demokrat...
Anas bantah Demokrat bersih-bersih
A A A
Sindonews.com - Instruksi Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk bersih-bersih partai dari kader yang tersandung kasus korupsi diacuhkan dan menjadi isapan jempol belaka.

"Info dari mana? Tidak ada bersih-bersih, yang ada adalah evaluasi internal," ujar Ketua Umum PD Anas Urbaningrum kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (3/32012).

Kendati begitu, Anas tidak menjelaskan lebih jauh evaluasi internal yang dia maksud. Disinggung soal banyaknya kader Partai Demokrat yang tersandung kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games, Anas diam seribu bahasa.

Bahkan saat ditanya tudingan Muhammad Nazaruddin tentang keterlibatan dirinya dalam kasus tersebut, Anas hanya berkata pendek. "Ya, memang tidak ada pemberian itu, tidak benar, informasi yang bohong," katanya sambil lalu.

Seperti diketahui, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin terbelit kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games dan telah ditetapkan sebagai terpidana. Saat ini, Nazaruddin tengah menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tikipor).

Bahkan, Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Demokrat Angelina Sondakh sudah ditetapkan menjadi tersangka. Kendati begitu, Angie belum dipecat dari Demokrat.

Dalam persidangan, Nazaruddin selalu mengaitkan kasus yang membelitnya dengan Kongres Partai Demokrat yang memenangkan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum.

Kebenaran nyayian Nazaruddin semakin nyata saat mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Minahasa Tenggara, Diana Maringka mengaku menerima uang suap untuk memenangkan Anas dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung.

Namun semua tudingan Nazaruddin itu hanya ditanggapi dingin Anas. Sikap diam Anas semakin menunjukkan dugaan kebenaran tudingan Nazaruddin terhadapnya. (san)
()
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
10 Pihak terkait KLB...
10 Pihak terkait KLB Kubu Moeldoko Digugat Partai Demokrat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved