Nunun: Saya tidak tahu hukum

Kamis, 09 Februari 2012 - 12:59 WIB
Nunun: Saya tidak tahu...
Nunun: Saya tidak tahu hukum
A A A
Sindonews.com - Terdakwa kasus suap cek pelawat anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Nunun Nurbaeti mengaku tidak memahami hukum.

"Kalau mau tanya apa tahapannya, karena saya tidak mengerti hukum, maka silakan tanya kepada jaksa," ujar Nunun usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (9/2/2012).

Kendati begitu, istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun itu tetap menandatangani berkas yang telah diselesaikan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah lengkap untuk selanjutnya diserahkan kepada tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (KPK).

Dalam kedatangannya di KPK pagi tadi, Nunun sempat menjalani pemeriksaan selama satu setengah jam. Nunun yang selalu menggunakan kacamata hitam tersebut mengaku, siap menjalani proses persidangan. "Iya, saya siap untuk menjalani sidang," ujarnya.

Seperti diketahui, Nunun diduga menjadi kurir yang membagikan 480 lembar cek pelawat senilai Rp24 miliar kepada sejumlah anggota DPR periode 1999-2004.

Aliran dana itu terkait upaya pemenangan Miranda sebagai Deputy Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia (BI) tahun 2004. Miranda sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Beberapa kali kesempatan, Miranda membantah terlibat dalam aliran cek dan mengaku tidak pernah memberikan janji atau hadiah agar dia terpilih sebagai DGS BI. (san)
()
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved