Kemendagri vs FPI, sebaiknya musyawarah

Jum'at, 13 Januari 2012 - 21:08 WIB
Kemendagri vs FPI, sebaiknya...
Kemendagri vs FPI, sebaiknya musyawarah
A A A
Sindonews.com - Aksi unjuk rasa Front Pembela Islam (FPI) dan ormas Islam lainnya yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) di depan kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kemarin, Kamis 12 Januari 2012 berlanjut pada proses hukum.

Pasalnya, pihak Kemendagri melaporkan ke polisi atas sikap para pengunjuk rasa yang melemparkan kantor Kemendagri dengan telur, botol air mineral dan sebagainya. Namun, pihak kepolisian melalui Polda Metro Jaya menawarkan solusi kedua belah pihak menempuh jalur musyawarah sebelum proses hukum dilanjutkan.

"Semua orang minta hukum ditegakkan, ya kita proses, tetapi ada jalan lain yang bisa ditempuh, yaitu musyawarah itu. Jadi saya ini melayani, kalau mau ditempuh hukum ayo, mau musyawarah silakan," ujar Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen Untung S. Rajab kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (13/1/2012).

Dia menilai, cara musyawarah ini merupakan solusi cerdas dalam mengatasi persengketaan antar kedua belah pihak. Namun, diakuinya proses hukum tak bisa dihilangkan dalam menyelesaikan persoalan yang ada.

"Ini ormas yang melakukan (FPI) sudah bersedia untuk melakukan permintaan maaf secara institusi. Tapi tidak menghapus tindakan itu sendiri," tandasnya.
()
Berita Terkini
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved