TNI AD: Deteksi Dini lewat Rapid Test Efektif Cegah Penyebaran Corona

Minggu, 22 Maret 2020 - 13:04 WIB
TNI AD: Deteksi Dini...
TNI AD: Deteksi Dini lewat Rapid Test Efektif Cegah Penyebaran Corona
A A A
JAKARTA - Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat Mayjen TNI dr Tugas Ratmono mengatakan, deteksi dini melalui rapid test efektif cegah penyebaran virus corona (COVID-19).

"Untuk menangani COVID-19 ini adalah dengan melakukan deteksi dini dengan rapid test. Ini sangat penting untuk memilah-milah kelompok masyarakat yang ada," kata Tugas Ratmono dalam Konferensi Pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020).

(Baca juga: Indonesia Bisa Jadikan Corona Pelajaran Hadapi Perang Senjata Biologi)

Tugas menekankan, pentingnya pengendalian terhadap orang tanpa gejala (OTG). Orang tanpa gejala ini katanya, bisa saja sehat. Tapi jika ada riwayat kontak dengan pasien positif virus ini, orang tersebut bisa berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Sehingga jika menunjukkan gejala, maka orang ini akan dikarantina dan diisolasi.

"Pengendalian orang tanpa gejala ini sangat penting dilakukan dari seluruh komponen, dari seluruh pihak, supaya orang tanpa gejala tidak dianggap tenang-tenang dan harus diketahui dengan baik. Sebenarnya kita mengenali, bahwa ada yang dikelompokkan dalam klaster orang sehat, OTG mungkin sehat, tapi mungkin juga terpapar COVID-19," jelas Tugas.

"Setelah diketahui ada kontak erat dengan COVID-19 kemudian positif, mungkin masih tanpa gejala, ini juga dalam pemantauan atau ODP. Kalau sudah mulai gejala ini, harus mendatangi fasilitas kesehatan dan harus ditentukan apakah ini cukup dilakukan pemantauan dalam karantina yang disiapkan atau memang harus dirawat di rumah sakit," tambahnya.

Dia menegaskan, masyarakat harus memahami bahwa virus ini berbahaya sehingga ia meminta tetap menjaga jarak atau social distancing agar virus ini tidak menyebar.

"Di dalam mencegah atau menanggulangi orang tanpa gejala ini, sangat penting atau dipahami bersama, artinya semua orang harus menganggap bahwa COVID-19 adalah bahaya. Kedua, semua orang harus disiplin dalam mengendalikan diri atau karantina sendiri atau di rumah, melakukan social distancing," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
RSPAD Tertatih-tatih...
RSPAD Tertatih-tatih Tangani Pasien Corona
Psikolog Militer Diterjunkan...
Psikolog Militer Diterjunkan Bantu Pulihkan Mental Pasien Corona
Lagi, 9 Siswa Secapa...
Lagi, 9 Siswa Secapa AD Bandung Dinyatakan Negatif Covid-19
TNI AD Gunakan Helmet...
TNI AD Gunakan Helmet Berteknologi Tinggi untuk Deteksi Covid-19
Pandemi Covid-19, 286...
Pandemi Covid-19, 286 Calon Tamtama TNI AD Lulus Pantukhir
Ikuti Jejak KSAD, Human...
Ikuti Jejak KSAD, Human Initiative Bagikan Madu ke RSD Wisma Atlet
Berita Terkini
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Infografis
Warga Australia Dilarang...
Warga Australia Dilarang Ngobrol Demi Cegah Penyebaran COVID-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved