Komunitas Pendukung RI-1 Bersama AKAR Sampaikan 5 Program Kerja ke KSP

Rabu, 11 Maret 2020 - 23:22 WIB
Komunitas Pendukung...
Komunitas Pendukung RI-1 Bersama AKAR Sampaikan 5 Program Kerja ke KSP
A A A
JAKARTA - Relawan Presiden Joko Widodo yang tergabung dalam Aliansi Kerja Aspirasi Rakyat (AKAR) dan Komunitas Pendukung RI-1 (KPRI-1) bertemu Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Yohanes Joko.

Dalam pertemuannya, para relawan menyosialisasikan sejumlah program kerja yang dapat memberikan solusi terhadap masalah masalah yang kini sedang dihadapi Indonesia.

“Tujuan kami ke KSP adalah sosialisai program dari KPRI-1. Kita sinergikan dengan KSP sehingga memberikan solusi bagi masalah-masalah yang dihadapi oleh negara kita,” kata Sekjen Komunitas Pendukung RI-1 (KPRI-1), Kemal Pasya, di Kantor KSP, Rabu (11/3/2018).

Sebagai organisasi yang tergabung di bawah AKAR, KPRI-1 menyampaikan lima program andalan kepada KSP. Pertama, revolusi kota bersih. Kedua, penanganan sampah laut. Ketiga penanganan sampah limbah B3 rumah sakit. Keempat penanganan limbah batubara atau fly ash bottom ash (faba). Kelima, penanganan banjir.

“Limbah batubara sampai saat ini mencapai 20 juta ton per tahun. Di Indonesia kita cuma punya empat perusahaan yang menangani limbah rumah sakit, ini jelas berbahaya. Banjir juga sebuah kondisi yang sudah sangat memperihatinkan dan penyebabnya semakin banyak, bisa jadi karena penggundulan hutan, bisa karena jumlah penduduknya semakin padat , daerah terbukanya semakin tertutup, sampah yang memenuhi selokan dan sebagainya. Ini memerlukan satu kondisi yang secara teknis harus cepat diatasi,” ucapnya.

Untuk mengatasi banjir, kata dia, KPRI-1 sudah memiliki teknologi sumur suntik atau injeksi yang mampu memasukan air ke dalam perut bumi sebanyak 2.500 liter per menit. Teknologi anak bangsa ini tidak hanya dapat mengatasi banjir, tetapi juga bisa menyimpan ketersediaan air saat musim kemarau tiba.

“Teknologi ini cocok untuk di Jakarta, kita bisa letakan sumur suntik di daerah-daerah cekungan. Bisa juga dibuat di daerah Bogor dekat bendungan Katulampa, sehingga air yang datang ke Jakarta secukupnya, tidak menyebabkan banjir,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum KPRI-1 Vetty Pratiwi, menjelaskan, program ini bisa dijalankan secara sisetematis melalui program di 11 kementerian. Menurutnya, para relawan nanti bisa membentuk badan usaha atau unit kerja untuk menangani masalah-masalah tersebut.

“Unit usaha sebutlah seperti koperasi dalam menangani sampah, sehingga relawan bisa tumbuh dimana-mana, semua punya pekerjaan. Tapi ini perlu dukungan yang kuat dari pemerintah pusat maupun bapak Presiden. Sehingga kehadiran mereka bukan sekadar nama saja, ada perusahaannya, ada koperasinya. Sehingga relawan bisa eksistensinya ada juga mendapatkan manfaatnya,” tuturnya.

Dia menambahkan, saat ini banyak relawan-relawan yang memiliki program-program yang bagus. Hanya saja mereka belum ekspose dengan baik, sehingga kreativitasnya masih belum dapat dirasakan oleh bangsa dan negara.

“Relawan yang sudah bekerja secara ikhlas membantu bapak presiden dalam pemenangan kemarin perlu mendapat apresiasi yang kongkirt. Sehingga mereka dapat penghargaan setidaknya secara ekonomi dan keberadaannya eksitensinya diakui,” tukasnya.
(thm)
Berita Terkait
Jadi Kebutuhan Dasar,...
Jadi Kebutuhan Dasar, Tersambungnya Listrik Perwujudan Indonesia Sentris
Minta Masyarakat Sampaikan...
Minta Masyarakat Sampaikan Aduan, Moeldoko: Saya Pastikan Tidak Akan Ditangkap
AMMI Dorong Kementerian/Lembaga...
AMMI Dorong Kementerian/Lembaga Kerahkan ASN Milenial Dukung Vaksinasi Anak
Menerka Strategi Moeldoko,...
Menerka Strategi Moeldoko, Ngotot Jadi Ketum Demokrat atau Tetap di KSP?
Jadi Kepala Staf Kepresidenan,...
Jadi Kepala Staf Kepresidenan, Qodari Harus Bisa Jadi Jubir Presiden
Tidak Lagi soal Demokrat,...
Tidak Lagi soal Demokrat, Moeldoko Bicara Sistem Pencegahan Korupsi
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved