Asops Panglima TNI Sebut Ancaman Kontemporer Sulit Diantisipasi

Kamis, 05 Maret 2020 - 17:03 WIB
Asops Panglima TNI Sebut...
Asops Panglima TNI Sebut Ancaman Kontemporer Sulit Diantisipasi
A A A
JAKARTA - Perubahan global, regional dan nasional yang sedemikian cepat menghadirkan berbagai ancaman kontemporer yang bersifat asimetris, proxy dan hibrid (campuran) serta IT yang lebih sulit untuk diantisipasi. Ancaman tersebut muncul sebagai akibat dari berbagai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi Informasi di era Revolusi Industri 4.0.

Hal tersebut disampaikan Asops Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang saat membuka Rapat Kordinasi Teknis Pusat Pengendalian Operasi (Rakornis Pusdalops) 2020, dengan tema “Melalui Rakornis Pusdalops TNI, Kita Wujudkan Pusdalops TNI yang Profesional, Modern dan Mandiri guna Mendukung Keberhasilan Tugas Pokok TNI”, di Aula Gatsu Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/3/2020).

Ancaman terorisme dan radikalisme semakin sulit dihadapi karena adanya jaringan teknologi komunikasi yang membantu penyebaran pesan-pesan radikal ataupun perintah teror melalui jaringan Medsos sehingga mampu secara cepat menyebarkan pengaruh dan mengaktifkan sel-sel tidur di seluruh dunia demi mendukung kepentingannya.

Ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah serangan siber atau cyber war yang tak kalah dahsyatnya dibandingkan dengan serangan konvensional, karena begitu dahsyatnya penggunaan teknologi siber saat ini dampaknya setara dengan penggunaan senjata kinetik.

Kemudian ancaman di wilayah regional seperti konflik batas teritorial di sekitar Laut Natuna dikarenakan tindakan offensif China untuk menguasai sumber kekayaan alam di sekitar Laut China Selatan (LCS) yang juga di klaim oleh beberapa negara.

Terkait dengan ancaman tersebut, Pusdalops TNI, Puskodal Angkatan dan Puskodal Kotamaops TNI dalam pelaksanaan tugasnya menyiapkan dukungan fasilitas komando dan pengendalian operasi TNI serta penyelenggaraan sistem informasi di lingkungan Mabes TNI, serta berfungsi merencanakan dan pengembangan Komando Kendali, Komunikasi, Komputerisasi Informasi (K4I) TNI yang mampu menjamin terselenggaranya komando pengendalian terhadap satuan-satuan jajaran TNI yang sedang melaksanakan operasi.

Asops Panglima TNI juga berpesan guna menghadapi tantangan tugas tersebut maka Pusdalops TNI, Puskodal Angkatan dan Puskodal Kotamaops TNI, ke depan perlu meningkatkan infrastruktur, sumber daya manusia serta sistem dan metoda, dalam menjamin kesiapsiagaan operasi dan kesatuan komando (Unity of Command).
(cip)
Berita Terkait
3 Jenderal TNI AU yang...
3 Jenderal TNI AU yang Pernah Menjabat Sebagai Panglima TNI, Terakhir KSAU Pertama di Indonesia
Inilah 5 Jenderal TNI...
Inilah 5 Jenderal TNI yang Bertugas di Pusat Zeni Angkatan Darat
Tenggelam di Mamberamo...
Tenggelam di Mamberamo Raya Papua, Penumpang Dievakuasi
Mengenal I Made Susila...
Mengenal I Made Susila Adnyana, Jebolan AAU 1990 yang Resmi Jabat Danseskoau
3 KSAD dengan Jabatan...
3 KSAD dengan Jabatan Terlama, Ada yang Menjabat Hampir 10 Tahun
Laksamana Malahayati...
Laksamana Malahayati Menginspirasi TNI Angkatan Laut
Berita Terkini
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved