DPR Minta Pemerintah Pastikan Keadaan WNI di India

Sabtu, 29 Februari 2020 - 16:55 WIB
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Pastikan Keadaan WNI di India
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR, Christina Aryani meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New Delhi memastikan keadaan warga negara Indonesia (WNI) di India.

Permintaan Christina Aryani itu menyikapi bentrokan antara kaum Muslim dengan Hindu di India. Terlebih, korban tewas akibat bentrokan itu kini mencapai 38 orang.

(Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Sebut Indonesia Harus Ajari India Kelola Perbedaan)

Christina mengaku sangat menyayangkan kerusuhan berimbas kekerasan di India yang berujung pada meninggalnya 38 orang itu.

"Pemerintah Indonesia dalam hal ini KBRI New Delhi perlu memastikan keadaan warga negara kita, utamanya yang bertempat tinggal di dekat daerah kerusuhan serta mempersiapkan upaya pengamanan bilamana diperlukan," ujar kata Hakim Mahkamah Partai Golkar ini kepada SINDOnews, Sabtu (29/2/2020).

Legislator asal daerah pemilihan DKI Jakarta II ini pun mengkritik Undang-undang Amandemen Kewarganegaraan (Citizenship Amendment Bill / CAB). Adapun Undang-undang itu menjadi penyebab terjadinya kerusuhan itu.

"Saya menyayangkan adanya Undang-Undang Kewarganegaraan yang diskriminatif di India dan berharap permasalahan yang tengah dihadapi bisa segera diselesaikan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Harapan Jokowi pada...
Harapan Jokowi pada Forum Kerukunan Umat Beragama
PKUB Kemenag Inisiasi...
PKUB Kemenag Inisiasi Festival Kerukunan di Desa, Warga: Luar Biasa
Moderasi Beragama Secara...
Moderasi Beragama Secara Global Dinilai Tak Lepas dari Peran Diplomatik
Pendataan lewat FKUB,...
Pendataan lewat FKUB, Cara Kemenag Atasi Intoleransi Beragama
Menag: Kerukunan di...
Menag: Kerukunan di Indonesia Hasil Kerja Keras Semua Elemen
Selesaikan Konflik dengan...
Selesaikan Konflik dengan Membangun Toleransi dan Dialog
Berita Terkini
Pakar: Penanganan Kasus...
Pakar: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Jadi Ujian Besar bagi Kejagung
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Soal Sosok Konglomerat...
Soal Sosok Konglomerat Tan Kian di Kasus Febrie Adriansyah, Polri: Saksi, Bukan Ditahan
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Indonesia Darurat Korupsi,...
Indonesia Darurat Korupsi, Senator Filep Desak RUU Perampasan Aset Disahkan
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved