Di Hadapan Banser NU, PDIP Berharap Nasionalis dan Islam Jangan Dibenturkan

Jum'at, 28 Februari 2020 - 10:09 WIB
Di Hadapan Banser NU,...
Di Hadapan Banser NU, PDIP Berharap Nasionalis dan Islam Jangan Dibenturkan
A A A
PASURUAN - Di hadapan para calon pimpinan Barisan Ansor Serba Guna Nahdlatul Ulama (Banser), Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto berharap kekuatan nasional bersatu dan tidak terpecah belah.

Hasto menyampaikan itu saat memberikan materi pada Kursus Banser Pimpinan Angkatan V di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis 27 Februari 2020 malam. Hasto hadir didampingi Ketua DPD PDIP Provinsi Jawa Timur, Kusnadi.

Dalam kesempatan itu, Hasto sempat memaparkan wilayah Indonesia sebagai jalur rempah-rempah. Soal ini pun dikatakan Hasto dibahas tuntas dalam Rakernas I PDIP beberapa waktu lalu. Dia berpesan agar selain berdaulat, semangat berdikari harus dilakukan semua anak bangsa termasuk Banser.

"PDI Perjuangan mengajak semua pihak untuk menggali potensi dalam negeri yang luar biasa. Semangat berdikari jadi komitmen politik dan jadi tradisi yang dimulai dari cinta Tanah Air serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar Hasto.

Baginya, semangat itu sejalan dengan semangat Hubbul Wathan Minal Iman yang bermakna bahwa cinta Tanah Air sebagian dari iman dan itu harus terus dikembangkan. "PDI Perjuangan meyakini Banser menjadi salah satu pilar utama untuk memelihara semangat berdikari," lanjut Hasto.

Dalam kesempatan itu pula, Hasto menyampaikan PDIP juga menawarkan kerja sama pelatihan bersama GP Ansor dan Banser sebagai wujud kedekatan hubungan kedua pihak. Menurutnya, kedekatan ini harus terus dijaga, apalagi di tengah tren upaya membenturkan kalangan Nasionalis dan Islam.

"Kita berkeringat membangun sejarah Indonesia dan terhadap masa depan Indonesia," ucap Hasto yang mendapat aplus dari ratusan peserta kursus dari 34 provinsi.

Hasto juga menggambarkan bagaimana banyak wakil dari NU untuk calon legislatif dan calon kepala daerah di partainya. "Perhatian PDI Perjuangan terhadap NU tidak perlu diragukan lagi. Itu kesadaran sejarah bagi PDI Perjuangan. NU bersama PDI Perjuangan menjaga kebhinekaan sejak dulu," tutup Hasto.
(kri)
Berita Terkait
Ansor Dukung Kiai Sepuh...
Ansor Dukung Kiai Sepuh agar Muktamar NU Digelar 2021
Kehadiran BUMA Diharapkan...
Kehadiran BUMA Diharapkan Memperkuat Posisi GP Ansor
Jadi Ketua Umum GP Ansor,...
Jadi Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharuddin Fokus Bangkitkan Sektor Ekonomi
Kader Muda Nahdlatul...
Kader Muda Nahdlatul Ulama Demak Digembleng LKD dan Diklatsar
Aklamasi, Syahputra...
Aklamasi, Syahputra Pimpin GP Ansor Karang Pilang
GP Ansor Bakal Kongres...
GP Ansor Bakal Kongres XVI di Atas Kapal Pelni KM Kelud
Berita Terkini
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved