Pemerintah Diminta Batalkan Anggaran Rp72 Miliar untuk Influencer

Rabu, 26 Februari 2020 - 13:12 WIB
Pemerintah Diminta Batalkan...
Pemerintah Diminta Batalkan Anggaran Rp72 Miliar untuk Influencer
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah mengeluarkan dana Rp72 miliar untuk influencer dalam menggaet wisatawan asing dikritik oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Ferdinand bahkan meminta pemerintah membatalkan anggaran untuk influencer tersebut.

Pasalnya, permasalahan ekonomi sedang dihadapi Indonesia. "Saya pikir anggaran Rp72 miliar untuk influencer ini adalah salah satu bentuk tidak sensitifnya pemerintah terhadap kesulitan ekonomi kita," ujar Ferdinand kepada SINDOnews, Rabu (26/2/2020).

Menurut dia, anggaran seperti itu cenderung hanya sebuah cara yang ditempuh untuk memberi makan para buzzer media sosial yang digunakan pemerintah sebagai pasukan perang opini secara tidak resmi. "Tidak jelas tolok ukur yang digunakan untuk memilih influencer ini dan tidak jelas out put keberhasilan dari program ini," tuturnya.

Dia pun mempertanyakan mengapa pemerintah tidak mendayagunakan Kantor Staf Presiden (KSP) yang jumlah stafnya begitu banyak. "Kemana Kementerian Informasi yang seharusnya mengolah konten positif untuk disebar ke publik? Dimana Kementerian Pariwisata yang punya anggaran besar untuk promosi wisata?" tandasnya. (Baca juga: Gaet Wisatawan Asing Pakai Influencer, Pemerintah Anggarkan Rp72 Miliar )

Ferdinand berpendapat pekerjaan influencer cukup dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. "Bukan dengan cara menggerakkan influencer dan buzzernya dengan tolok ukur keberhasilan yang tidak jelas," atandasnya.

Dia meminta pun Presiden Jokowi tidak memanjakan buzzernya dengan cara menganggarkan bagi influencer tersebut. (Baca juga: Pemerintah Anggarkan Rp72 M untuk Influencer, Pengamat: Dalam Bisnis Wisata Itu Biasa )."Baiknya Pak Jokowi buka lapangan kerja dan biarkan mereka bekerja secara positif. Batalkan anggaran itu dan cukup gunakan anggaran kementerian yang ada," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Dokter, Influencer,...
Dokter, Influencer, Pengusaha, hingga Artis Berjuang Bersama Demokrat Jakarta
Influencer Dibayar Rp90...
Influencer Dibayar Rp90 Miliar, Demokrat Contohkan Cara SBY Sosialisasi Program
Demokrat: Jangan Salahkan...
Demokrat: Jangan Salahkan Pemerintah Dianggap Lebih Pentingkan Citra
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Demokrat Ungkap Influencer...
Demokrat Ungkap Influencer dan Buzzer Istana Terlibat Isu Kudeta AHY, Ada Apa?
Berita Terkini
Polda Metro dan Kejari...
Polda Metro dan Kejari Jaksel Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
Mengelola Anggaran Daerah...
Mengelola Anggaran Daerah di Era Efisiensi
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved