Demokrat Ungkap Influencer dan Buzzer Istana Terlibat Isu Kudeta AHY, Ada Apa?

Senin, 08 Februari 2021 - 04:39 WIB
loading...
Demokrat Ungkap Influencer...
Dalam analisis big data yang dilakukan Balitbang DPP Partai Demokrat, terungkap bahwa banyaknya akun buzzer Istana yang selama ini mendukung Presiden Jokowi ikut terlibat dalam percakapan kudeta Partai Demokrat di media sosial Twitter. Foto/Ilustrasi/Okez
A A A
JAKARTA - Dalam analisis big data yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Demokrat , terungkap bahwa banyaknya akun buzzer Istana yang selama ini mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut terlibat dalam percakapan kudeta Partai Demokrat di media sosial Twitter. Dan mereka menjadi kelompok yang kontra Demokrat dan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ).

Kepala Balitbang DPP Partai Demokrat, Tomi Satryatomo menjelaskan pihaknya mencoba memetakan pola dengan Social Network Analysis yakni, kubu yang pro AHY dan Demokrat dan kubu yang kontra. Baca juga: Klaim Moeldoko Didukung Nasdem dan PKB di Pilpres 2024 Cuma Jualan Nama

“Apa isi dari masing-masing klaster? Ini yang pro, kalau kita zoom in, ada dua pola, pertama organik, akun yang terlibat akun real, bukan ternakan, bersifat conversational atau bercakap selayaknya manusia, ngobrol. Tidak ada tanda-tanda digunakan akun ternakan, akun bot, tidak ada bicara satu arah,” papar Tomi dalam webinar yang bertajuk “Prahara Hostile Take Over Parpol Dalam Arena Demokrasi”, Minggu (7/2/2021) malam.

Tomi menjelaskan kondisi yang berbeda ditemukan dalam kubu kontra, kalau dilihat poalnya dan akun-akun yang aktif di situ, diidentifikasi bahwa akun-akun yang terlibat merupakan akun ternakan atau akun anonim, akun yang tidak jelas dan polanya broadcast, searah dan tidak ada respons seperti halnya percakapan.

“Yang pro lebih manusiawi, yang kontra ada indikasi digunakan akun-akun buzzer atau akun-akun ternakan,” terangnya.

Berdasarkan analisa, kata Tomi, Balitbang Demokrat menyimpulkan bahwa dalam 7 hari pemantauan, Demokrat maupun AHY menjadi media darling dibandingkan parpol ataupun tokoh lain, dalam hal ini Moeldoko. Kubu pro Demokrat juga lebih produktif, narasinya terkait isu soliditas partai, institusi partai dan tokoh partai. Baca juga: Filosofi Kopi Moeldoko dan Isu Kudeta Partai Demokrat

Sementara kubu kontra, slanjut dia, alih-alih menjawab substansi, mereka malah menjawabnya dengan doxing, hoaks dan disinformasi sebagai kontra naratif. Dan analisa konten pada akun-akun di kubu kontra Demokrat, memperlihatkan rekam jejak dukungan pada Presiden Jokowi dan juga dukungan pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Rekomendasi
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Donald Trump Marah Besar...
Donald Trump Marah Besar kepada Vladimir Putin, Ada Apa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved