Pemerintah Anggarkan Rp72 M untuk Influencer, Pengamat: Dalam Bisnis Wisata Itu Biasa
Rabu, 26 Februari 2020 - 12:05 WIB
Pemerintah Anggarkan Rp72 M untuk Influencer, Pengamat: Dalam Bisnis Wisata Itu Biasa
A
A
A
JAKARTA - Langkah pemerintahan Jokowi-KH Ma'ruf Amin menganggarkan Rp72 miliar bagi para influencer agar bisa menggaet wisatawan asing dinilai sebagai hal lumrah.
"Dalam bisnis wisata itu biasa. Ada biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan pemasukan yang lebih besar," kata pengamat sosial politik asal UIN Jakarta Bakir Ihsan saat dihubungi SINDOnews, Rabu (26/2/2020).
Menurut Bakir, dalam bisnis yang dilakukan negara segala upaya bisa saja ditempuh. Menurutnya, dalam travel haji dan umrah misalnya, orang yang bisa bawa 10 jamaah bisa dapat uang yang setara dengan 1 tiket gratis umrah.
"Apalagi untuk skop yang lebih besar, tingkat negara," pungkas dosen pengajar Sosiologi Politik pada FISIP UIN Jakarta itu. (Baca juga: Wamen Angela Dorong Peran Milenial dalam Pengembangan Pariwisata dan Ekraf ).
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran Rp298,5 miliar untuk menggaet wisatawan mancanegara. Hal ini dilakukan untuk menggenjot kunjungan wisatawan asing yang saat ini lesu karena virus corona.
"Terdiri dari alokasi untuk airlines dan agent diberikan diskon khusus ataupun semacam insentif totalnya Rp98,5 miliar. Kemudian ada untuk anggaran promosi Rp103 miliar dan juga untuk kegiatan turisme sebesar Rp25 miliar. Media relation dan influencer sebanyak Rp72 miliar," katanya di Kantor Presiden, Selasa 25 Februari 2020. (Baca juga: Gaet Wisatawan Asing Pakai Influencer, Pemerintah Anggarkan Rp72 Miliar ).
"Dalam bisnis wisata itu biasa. Ada biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan pemasukan yang lebih besar," kata pengamat sosial politik asal UIN Jakarta Bakir Ihsan saat dihubungi SINDOnews, Rabu (26/2/2020).
Menurut Bakir, dalam bisnis yang dilakukan negara segala upaya bisa saja ditempuh. Menurutnya, dalam travel haji dan umrah misalnya, orang yang bisa bawa 10 jamaah bisa dapat uang yang setara dengan 1 tiket gratis umrah.
"Apalagi untuk skop yang lebih besar, tingkat negara," pungkas dosen pengajar Sosiologi Politik pada FISIP UIN Jakarta itu. (Baca juga: Wamen Angela Dorong Peran Milenial dalam Pengembangan Pariwisata dan Ekraf ).
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran Rp298,5 miliar untuk menggaet wisatawan mancanegara. Hal ini dilakukan untuk menggenjot kunjungan wisatawan asing yang saat ini lesu karena virus corona.
"Terdiri dari alokasi untuk airlines dan agent diberikan diskon khusus ataupun semacam insentif totalnya Rp98,5 miliar. Kemudian ada untuk anggaran promosi Rp103 miliar dan juga untuk kegiatan turisme sebesar Rp25 miliar. Media relation dan influencer sebanyak Rp72 miliar," katanya di Kantor Presiden, Selasa 25 Februari 2020. (Baca juga: Gaet Wisatawan Asing Pakai Influencer, Pemerintah Anggarkan Rp72 Miliar ).
(zik)