Lewat Tulisan Ilmiah, Mahasiswa Didorong Cintai Budaya Lokal

Jum'at, 21 Februari 2020 - 20:46 WIB
Lewat Tulisan Ilmiah,...
Lewat Tulisan Ilmiah, Mahasiswa Didorong Cintai Budaya Lokal
A A A
JAKARTA - Mendorong budaya penulisan tentang riset, spriritual, dan kebudayaan di Indonesia, Kelompok Keahlian Ilmu-Ilmu Kemanusiaan (KKIK) Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama dengan majalah khusus sains dan budaya, Mata Air, menggelar lomba penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa dan umum.

(Baca juga: 330 Produk UMKM Jawa Tengah Rambah Ekspor)


Lomba ini meliputi tema terkait sains, spiritual dan budaya, yang memberikan kontribusi bagi kemanusiaan. "Batas penyerahan tulisan paling lambat pada Kamis, 27 Februari 2020 nanti," ujar Farid Abdullah, Ketua Panitia Pelaksana Lomba, dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Dijelaskan Farid, hasil karya tersebut tidak perlu diserahkan ke panitia secara langsung, cukup dikirimkan melalui alamat surel, [email protected], beserta identitas dan data diri yang lengkap.

"Maksimum tulisan empat halaman, dan pemenangnya akan diumumkan pada saat acara seminar internasional Mata Air 2020, tanggal 5 Maret 2020, bertema 'Milestone of Human Civilization from Pre-Modern Era to Industry for Point Zero: Study of Science, Technology, and Religion di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB)," katanya.

Selain di ITB, kegiatan diskusi yang menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri ini juga digelar di acara Islamic Book Fair (IBF) di Jakarta Convention Centre (JCC) pada 27 Februari 2020.

Ditambahkannya, KKIK ITB menggandeng Majalah Mata Air karena memiliki kekhususan dalam bidang sains, budaya, dan spiritualitas yang terbit di Indonesia.

Media ini lanjutnya, juga menjadi wadah bagi para ilmuwan dan cendekiawan di Indonesia dan mancanegara menuangkan karya-karyanya.

Selain terbit dalam bahasa Indonesia, Mata Air juga memiliki jalinan ilmu pengetahuan dengan media lain yang telah terbit dalam bahasa Inggris (Fountain), Arab (Hira), Turki (Caglayan), Rusia (Noviye Grani), Prancis (Ebru), Spanyol (Revista Cascada), dan juga Jerman (La Fontane).
(maf)
Berita Terkait
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
PAMA Luncurkan Program...
PAMA Luncurkan Program Kampung Iklim di Penggilingan Jaktim
Setelah Jakarta dan...
Setelah Jakarta dan Surabaya, Program Lingkungan MAPAN Diluncurkan di Karawang
Pelatihan Pemberdayaan...
Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat di IKN Dimulai Besok
PEP Sangatta Berdayakan...
PEP Sangatta Berdayakan Petani Madu Kelulut dan Wisata Edukatif di TN Kutai
Pemberdayaan Berbasis...
Pemberdayaan Berbasis Masjid, Masyarakat Diharapkan Mandiri dan Sejahtera
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved