Kebebasan Pers dalam RUU Omnibus Law Dipersoalkan, Mahfud: Nanti Diperbaiki

Rabu, 19 Februari 2020 - 09:53 WIB
Kebebasan Pers dalam...
Kebebasan Pers dalam RUU Omnibus Law Dipersoalkan, Mahfud: Nanti Diperbaiki
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menegaskan pemerintah akan memperbaiki seluruh pasal-pasal yang dipersoalkan draft RUU dalam Omnibus Law, termasuk poin kebebasan pers.

"Ya itu nanti diperbaiki, pokoknya gini kita memberi kesempatan kepada masyarakat untuk membahas dan tidak boleh ada pengekangan terhadap kebebasan pers," ujar Mahfud di Jakarta, Rabu (19/2/2020). (Baca juga: AJI, IJTI, PWI dan LBH Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lagi dalam Kehidupan Pers )

Mahfud meyakinkan bahwa penyederhanaan undang-undang atau Omnibus Law yang disiapkan pemerintah prinsipnya untuk mempermudah bukan malah mempersulit. Apalagi sampai mengekang kebebasan pers.

Untuk itu, mantan Ketua MK itu berharap masyarakat aktif mengkritisi pada saat pembahasan di DPR. "Sebab itu saya sudah bicara dengan Dewan Pers silakan sampaikan ke DPR mana-mana yang isi tidak disetujui. Kalau itu soal setuju atau tidak setuju tuh dibahas di DPR nanti," terangnya. (Baca juga: DPR Minta Omnibus Law Cipta Kerja Tak Kekang Kebebasan Pers )

Draft RUU tentang Omnibus Law yang sudah diserahkan ke DPR kembali menuai sorotan masyarakat. Dalam RUU ini juga memasukkan revisi sejumlah pasal dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Setidaknya ada dua pasal yang akan diubah, yaitu soal modal asing dan ketentuan pidana.
(kri)
Berita Terkait
Sepanjang 2020, Kekerasan...
Sepanjang 2020, Kekerasan Dialami Jurnalis dalam Bertugas
Kekerasan Jurnalis Marak,...
Kekerasan Jurnalis Marak, IJTI: Ancaman Nyata Kebebasan Pers di Tanah Air
Wartawan Detik Diteror,...
Wartawan Detik Diteror, Forum Pemred Desak Polisi Bertindak
Panja RUU Ciptaker Sepakat...
Panja RUU Ciptaker Sepakat Cabut Ketentuan Pers
AJI: Pers Mahasiswa...
AJI: Pers Mahasiswa Tidak Boleh Dihalangi saat Laksanakan Tugasnya
RUU Cipta Kerja Dinilai...
RUU Cipta Kerja Dinilai Berpotensi Intervensi Rezim terhadap Pers
Berita Terkini
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved