Pertemuan Parlemen Muslim Dunia Hasilkan Empat Poin Kesepahaman

Minggu, 16 Februari 2020 - 08:43 WIB
Pertemuan Parlemen Muslim...
Pertemuan Parlemen Muslim Dunia Hasilkan Empat Poin Kesepahaman
A A A
JAKARTA - Pertemuan Parlemen Muslim Dunia atau International Islamic Forum of Parliamentarians (IIFP) ke-4 yang digelar di Jakarta sejak 13-15 Februari 2020 menghasilkan empat point kesepahaman. Hal ini diharapkan dapat memperkuat peran IIFP dalam kerja sama antaparlemen dan dunia internasional.

Point pertama, IIFP akan terus memperluas keanggotaannya dengan aktif berkomunikasi dan berkirim surat resmi kepada anggota parlemen muslim, khususnya di negara-negara yang bukan mayoritas muslim, seperti Eropa dan Amerika. Hal ini dimaksudkan agar perspektif dan kontribusi IIFP semakin luas dan dirasakan dunia.

Kedua, anggota IIFP berkomitmen untuk mempromosikan dan menampilkan wajah Islam yang ramah, bersahabat, dan berkemajuan dalam interaksi dan peran-peran parlemen khususnya, sehingga benar-benar mampu mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi semua mahluk alam).

Ketiga, melalui peran-peran parlemen IIFP terus mendorong upaya perdamaian dunia di wilayah-wilayah yang berkonflik serta menunjukkan keberpihakan dan kepedulian atas permasalahan kemanusiaan universal yang menimpa masyarakat dunia terutama kepada masyarakat dan bangsa yang tertindas, seperti di Palestina, Rohingya, dan Uighur. (Baca juga: Soliditas Parlemen Negara Muslim, Faktor Penting Mewujudkan Kemerdekaan Palestina)

Keempat, IIFP mendorong agenda perbaikan atau reformasi pemerintahan dan pelayanan publik juga pelestarian lingkungan yang berorientasi pada pemenuhan kesejahteraan dan pencapaian kemajuan peradaban di negara masing-masing dan dunia internasional. Dalam hal ini, anggota IIFP berusaha menjadi yang terdepan (menjadi teladan) dalam mewujudkannya melalui peningkatan profesionalitas dan akuntabilitas kinerja parlemen.

Selaku tuan rumah, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI mengucapkan selamat dan berharap hasil-hasil yang dicapai dapat memperkuat peran IIFP dalam memperkuat kerja sama antaparlemen dan dunia internasional. (Baca juga: Forum Parlemen Muslim Dunia Terus Suarakan Masalah Kemanusiaan)

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menjelaskan, IIFP dicetuskan di Indonesia pada 2007, dimana saat deklarasi dihadiri delegasi anggota parlemen dari 28 negara dan diresmikan langsung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

"Sejarah IIFP itu sangat istimewa bagi Indonesia. Semangatnya saat itu adalah anggota parlemen muslim di seluruh dunia dapat berbagi pandangan dan pengalaman serta bekerja sama erat dalam menghadirkan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat dunia melalui peran-peran kolektif parlemen," kata Jazuli, Minggu (16/2/2020).

Maka itu, Fraksi PKS selaku panitia dan tuan rumah punya tanggung jawab moral untuk kembali merevitalisasi peran IIFP sebagai forum yang berkontribusi bagi kemaslahatan dunia. "Selama tiga hari penuh anggota parlemen muslim yang hadir bertukar pikiran tentang isu-isu hak asasi manusia dan kemanusiaan universal. Di samping itu kita juga membahas isu-isu demokratisasi, reformasi, pelayanan publik, hingga lingkungan hidup," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua IIFP Abdul Majid Menasrah (Aljazair) menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Jazuli Juwaini. "Terima kasih kepada Fraksi PKS atas kepanitiaan acara yang dinilai berhasil optimal dan kepada Indonesia atas keramahannya dalam menyambut delegasi IIFP dari negara-negara peserta. Semua fasilitasi dan keramahan itu membuat IIFP merasa berada di rumah sendiri. Terima kasih," pungkas Abdul Majid.
(thm)
Berita Terkait
La Nyalla Siap Perjuangkan...
La Nyalla Siap Perjuangkan Pendiri Al Wasliyah Jadi Pahlawan Nasional
DPR: Tak Ada Halangan...
DPR: Tak Ada Halangan Hukum bagi Eks FPI Mendirikan Wadah Baru
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Didukung 20 Provinsi,...
Didukung 20 Provinsi, Syafruddin Kembali Jabat Ketua Dewan Pembina DMDI Indonesia
Berita Terkini
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Minta DPR Pakai Hak Angket untuk Selesaikan Ketegangan Polri vs Kejagung
Kapolri Tak Hadir di...
Kapolri Tak Hadir di Rapat Satgas PKH, Jubir: Semua Unsur Tetap Terwakili
Istana Belum Terima...
Istana Belum Terima Usulan Jaksa Agung soal Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
Mensesneg Sebut Pengunduran...
Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, Nasibnya di Satgas PKH Belum Jelas
Ini Alasan KPK Belum...
Ini Alasan KPK Belum Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved