Masalah Virus Corona dan BPJS Lebih Penting dari Pemulangan Eks ISIS

Senin, 10 Februari 2020 - 11:35 WIB
Masalah Virus Corona...
Masalah Virus Corona dan BPJS Lebih Penting dari Pemulangan Eks ISIS
A A A
JAKARTA - Upaya pemerintah mengatasi wabah virus corona dan menurunkan iuran BPJS Kesehatan dinilai lebih penting ketimbang memulangkan 600 warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS dari Timur Tengah. Kendati demikian, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, tidak mempersoalkan wacana pemulangan 600 WNI eks kombatan ISIS itu.

"Pemerintah sekarang menurut saya lebih harus, lebih banyak berkonsultasi bagaimana mencegah virus corona yang sekarang ini sudah merebak di mana-mana dan masih juga tuntutan sebagian rakyat kecil yang minta penurunan BPJS, itu yang paling penting menurut saya," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini, wacana pemulangan 600 WNI eks kombatan ISIS itu perlu kajian mendalam. Termasuk, memulangkan keluarga eks kombatan ISIS.

"Kalau soal keluarga juga perlu kajian yang mendalam karena kita tahu bahwa biasanya yang direkrut itu kan bukan cuma kepala keluarga termasuk keluarganya juga biasanya sudah direkrut dan juga kemudian mengalami pelatihan-pelatihan yang kita juga harus mengkaji lebih dalam," katanya.

Dia menambahkan, wacana pemulangan 600 WNI eks kombatan ISIS itu muncul dari pemerintah. "Sementara pemerintah juga belum menginformasikan apa-apa kepada DPR," ungkapnya.

Namun, dia menilai 600 orang eks kombatan ISIS itu sudah kehilangan kewarganegaraan Indonesia jika mengacu pada Pasal 23 Undang-undang 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. "Untuk pemulangan orang Indonesia yang ISIS itu, ya kita masih mengacu pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2016 di mana di pasal 23 disebutkan jelas soal warga negara yang kemudian berperang dengan di tempat lain di negara lain," tuturnya.
(cip)
Berita Terkait
Tiga Masalah di Balik...
Tiga Masalah di Balik Kebijakan New Normal
DPR Ingatkan Pemerintah...
DPR Ingatkan Pemerintah Pengeluaran Anggaran Tepat Sasaran dan Bermanfaat
Stafsus Andi Taufan...
Stafsus Andi Taufan Diminta Tiru Michael Bates dan David Blunkett
DPD Optimistis Indonesia...
DPD Optimistis Indonesia Cepat Pulih dari Pandemi Corona
Wapres: Kebijakan Pemerintah...
Wapres: Kebijakan Pemerintah Terkait Corona Demi Keselamatan Rakyat
DPR Terus Kritisi 5...
DPR Terus Kritisi 5 Kementerian Pakai Rekening Pribadi Kelola APBN
Berita Terkini
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Kapolri dan Pejabat...
Kapolri dan Pejabat Utama Polri Sambangi Kejagung, Ada Apa?
Polda Metro Tepis Selundupkan...
Polda Metro Tepis Selundupkan Pasal 32 UU ITE untuk Jerat Roy Suryo
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Infografis
AS Bisa Tarik Pasukannya...
AS Bisa Tarik Pasukannya dari Eropa Tengah dan Timur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved