100 Hari Kementerian BUMN, Milenial: Gebrakannya Oke, Tunggu Outputnya

Minggu, 09 Februari 2020 - 23:58 WIB
100 Hari Kementerian...
100 Hari Kementerian BUMN, Milenial: Gebrakannya Oke, Tunggu Outputnya
A A A
JAKARTA - Kinerja 100 hari Kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin, khususnya Kementerian BUMN mendapat respons dari kalangan mahasiswa dan milenial.

Ada yang masih skeptis, namun sebagian besar milenial dan mahasiswa memberi catatan positif pada kinerja 100 hari pertama Kementerian BUMN.

Salah satu mahasiswa pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia, Alphasius Omega Dixon mengapresiasi terobosan yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir pada 100 hari masa jabatan.

Kendati tidak secara secara detail mengikuti perkembangan politik terkini, namun mahasiswa semester dua program studi Strategic Management ini menilai pesan yang diberikan Kementerian BUMN berupa gebrakan yang positif. "Oke sih gebrakannya. Tinggal tunggu output-nya, benar tidak sesuai wacana," katanya, Minggu (9/2/2020). (Baca juga: Survei 100 Hari Kabinet: Kemlu Terbaik, Erick Thohir Paling Disukai )

Sementara itu, mahasiswa Pascasarjana FEB Universitas Gadjah Mada Gabriela Mathilda Mahodim mengatakan, belum bisa berkomentar banyak atas kinerja 100 hari pemerintahan khususnya sektor BUMN.

Bagi dia, terlalu dini untuk mengukur kinerja hanya dalam 100 hari. "Masih baru, belum ada yang bisa gue comment. Masih wait and see," ujar mahasiswa jurusan ilmu manajemen itu.

Sebaliknya, akademisi muda Universitas Islam Nasional (UIN), Endi Aulia Garadian menilai ada indikasi positif dari kinerja 100 hari di sektor BUMN. Sebagai anak muda dan akademisi, dia menganggap apa yang dilakukan Menteri BUMN bisa menjadi contoh.

Profesionalisme dinilainya menjadi hal yang diapresiasi atas kinerja Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Erick. "Saya suka cara dia kerja, memberlakukan perusahaan sebagai perusahaan, sekalipun itu perusahaan negara. Apa-apa yang menghambat kinerja perusahaan negara dibenahi," ujar Endi.

Endi juga menilai apa yang dilakukan Erick meninggalkan zona nyaman di dunia bisnis untuk terjun menangani pemerintahan patut diapresiasi. Ini sesuai dengan karakter milenial yang out of the box.

"Dia memilih jalur pengabdian bangsa dan meninggalkan bisnisnya," ujarnya.

Kendati demikian, apa yang dilakukan Erick dinilai baru sekadar awal. Apresiasi secara penuh baru bisa diberikan setelah publik menyaksikan kinerja BUMN dalam tahun-tahun mendatang.

Meski secara umum dinilai positif, namun para milenial juga meninggalkan catatan bagi Erick dan kementerian BUMN.

Menurut mereka, apa yang dilakukan Kementerian BUMN dinilai harus tercermin hingga ke level terbawah. Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Oktaviany menilai positif kinerja kementerian BUMN adalah bagaimana budaya birokrasi mulai terpangkas oleh budaya yang lebih business-oriented.

"Sejauh ini, Pak Erick lebih profit minded daripada birokrasional. Lebih gaya swasta. Tapi itu justru bagus," ujarnya. Namun mahasiswa Strategic Management ini menilai, sisi negatif yang masih perlu dibenahi Kementerian BUMN adalah level yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

"Perlu lebih terjun ke lini bawah juga dan perkuat aturan and SOP. Soalnya saya sebagai pekerja milenial yang bermitra dengan BUMN lini bawah masih merasakan sejumlah hal negatif yang telah membudaya lama di lini bawahnya," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Ini Deretan Menteri...
Ini Deretan Menteri Terbaik di Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Versi LPI
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Wapres Ma’ruf Amin...
Wapres Ma’ruf Amin Pimpin Pemerintahan Sementara, Jubir Sebut Tidak Ada Persiapan Khusus
Berita Terkini
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved