Kantor PDIP Hendak Digeledah KPK, Djarot Sebut Tak Dilengkapi Surat Bukti

Kamis, 09 Januari 2020 - 13:59 WIB
Kantor PDIP Hendak Digeledah...
Kantor PDIP Hendak Digeledah KPK, Djarot Sebut Tak Dilengkapi Surat Bukti
A A A
JAKARTA - Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat mengaku sudah menelepon pihak-pihak yang berada di Kantor DPP PDIP untuk mencari tahu tentang penggeledahan yang dilakukan petugas KPK pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

"Oh saya belum tau kalau (penggeledahan) itu. Tapi mereka (KPK) informasinya tidak dilengkapi dengan bukti-bukti yang kuat," ujar Djarot di Arena Rakernas PDIP, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).

Namun begitu, Djarot mengaku pihak yang berada di Kantor DPP PDIP bukan berarti menolak penggeledahan itu. Pihaknya mengaku menghormati proses hukum yang dilakukan KPK. (Baca juga: OTT Komisioner KPU, KPK Periksa Intensif 8 Orang )

"Partai tidak akan mengintervensi. Jadi silakan saja, asalkan betul-betul resmi," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Djarot menegaskan, tidak ada niat DPP menghalang-halangi proses penggeledahan tersebut. Hanya informasi yang diperolehnya, petugas yang bersangkutan dari KPK tidak membawa surat dan bukti-bukti yang kuat.

"Kalau kita partai sih tetap sangat mendukung proses pendekatan hukum ini dan kemudian tidak akan melakukan intervensi siapapun yang bersalah akan diberikan sanksi tegas oknum-oknum dan itu tidak mewakili partai individu-individu itu anggota entah kader pasti kita akan kasih sanksi yang tegas," tandasnya.

Seperti diberitakan, KPK menangkap tangan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Bersama Wahyu, ikut diamankan sejumlah orang. (Baca juga: Johan Budi Apresiasi KPK, Setelah Dilantik Langsung Tancap Gas )

Dari informasi yang dihimpun, beberapa orang yang diamankan tersebut mengaku-ngaku sebagai Staf Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. Rumor berkembang, ruangan Hasto pun dikabarkan akan digeledah pihak KPK.
(kri)
Berita Terkait
Ditangkap KPK, Ini Tiga...
Ditangkap KPK, Ini Tiga Kontroversi Bupati Penajam Paser Utara
Diduga Korupsi Bansos,...
Diduga Korupsi Bansos, KPK Tangkap Pejabat Kemensos
OTT di Jakarta dan Semarang,...
OTT di Jakarta dan Semarang, KPK Amankan Pejabat Perkeretaapian
Breaking News: KPK Gelar...
Breaking News: KPK Gelar OTT Jakarta dan Bekasi, Pejabat Negara Ditangkap
OTT Hanya Dua Kali dalam...
OTT Hanya Dua Kali dalam 6 Bulan, KPK: Penjahatnya Lebih Pintar
OTT Pejabat di Kaltim,...
OTT Pejabat di Kaltim, KPK Amankan Uang Terkait Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved