Pengamat Sebut Sudah Saatnya PAN Cari Figur Ketum Baru

Selasa, 07 Januari 2020 - 20:06 WIB
Pengamat Sebut Sudah...
Pengamat Sebut Sudah Saatnya PAN Cari Figur Ketum Baru
A A A
JAKARTA - Direktur Presidential Studies Decode UGM Nyarwi Ahmad menilai, sudah saatnya Partai Amanat Nasional (PAN) mencari figur ketua umum (Ketum) baru yang mampu memiliki strategi marketing politik yang lebih bagus dan memiliki daya magnetik elektoral yang kuat.

Sebab kata Nyarwi, Zulkifli Hasan tidak cukup berhasil dalam memperluas tingkat pengaruh dan perolehan suara PAN dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

(Baca juga: Alasan Megawati Minta Indonesia Belajar dari Jepang Hadapi Bencana)

Dia menilai, figur Ketua Umum DPP PAN merupakan orang yang paling bertanggung jawab terhadap merosotnya jumlah perolehan kursi PAN di Pemilu 2019.

Dia menambahkan, jebloknya perolehan kursi PAN di Pemilu 2019 tidak bisa disalahkan kepada orang lain, karena yang bertanggung jawab terkait hasil elektoral partai adalah Zulkifli Hasan sebagai pucuk pemimpin di partai berlambang matahari terbit itu.

Maka itu, dia berpendapat, kalau PAN masih dipimpin Zulkifli Hasan dalam lima tahun ke depan, maka diprediksi tingkat perolehan suara dan kursi partai tersebut di parlemen tidak akan mengalami peningkatan.

"Jika PAN masih dalam kepemimpinan Zulkifli Hasan, besar kemungkinan tingkat perolehan suara dan kursi PAN di parlemen tidak akan banyak mengalami peningkatan. Sepertinya PAN ya akan begitu begitu saja, tidak banyak berubah," kata Zulkifli Hasan di Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Sehingga, dia berpendapat, pelaksanaan Munas PAN 2020 menjadi momentum partai tersebut mencari figur Ketua Umum baru yang mampu meningkatkan suara partai di Pemilu 2024.

Menurut dia, Figur PAN ke depan harus mampu merespons perkembangan zaman dengan bekal pengetahuan terkait strategi organisasi dan marketing politik yang canggih agar basis massa PAN tidak rontok.

Selain itu, kata dia, posisi Zulkifli yang rangkap jabatan sebagai Pimpinan MPR dan Ketua Umum PAN, akan mempengaruhi kinerja Zulkifli di partai khususnya dalam meningkatkan suara.

Namun seberapa jauh pengaruhnya apakah positif atau negatif, dia menilai tergantung budaya organisasi PAN dan kapasitas kepemimpinan Zulkifli dalam memimpin partai.

Sekadar diketahui, fakta elektoral membuktikan bahwa di Pemilu 2019 menjadi panen raya bagi dua partai politik berbasis massa Islam yaitu PKB dan PKS dengan perolehan suara yang meningkat signifikan dibandingkan Pemilu 2014. Sementara PAN dan PPP harus mengalami perolehan suara yang turun drastis.

Di Pemilu 2014, PKB memperoleh 11.298.957 suara (9,04 persen) lalu meningkat menjadi 13.570.970 (9,69 persen) di Pemilu 2019. PKS di Pemilu 2014 memperoleh 8.480.204 (6,79 persen), di Pemilu 2019 partai tersebut meraih 11.493.663 suara (8,21 persen).

PAN di Pemilu 2014, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 185.826.024, perolehan suara PAN yaitu 9.481.621 (7,59 persen). Lalu di Pemilu 2019, DPT berjumlah 192.828.520, PAN memperoleh jumlah suara 9.572.623 (6,84 persen).
(maf)
Berita Terkait
Eko Patrio Maju Lagi...
Eko Patrio Maju Lagi Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta 2020-2025
9 DPD PAN di Sulsel...
9 DPD PAN di Sulsel Akan Segera Menggelar Musyawarah Daerah
Petahana Berjaya di...
Petahana Berjaya di Musyawarah Daerah PAN Gelombang Pertama
Musyawarah Daerah PAN...
Musyawarah Daerah PAN Diagendakan Digelar Besok Secara Virtual
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
Erick Thohir Sebut PAN...
Erick Thohir Sebut PAN Bakal Jadi Partai Besar dan Solid
Berita Terkini
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved