Gerindra Minta Kinerja Prabowo soal Natuna Tak Dinilai Lewat Ucapan
Selasa, 07 Januari 2020 - 11:51 WIB
Gerindra Minta Kinerja Prabowo soal Natuna Tak Dinilai Lewat Ucapan
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid yang menilai sikap Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto lembek terhadap masalah di Perairan Natuna ditanggapi oleh Partai Gerindra.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menilai kinerja Prabowo Subianto sudah tepat menyikapi masuknya kapal China ke wilayah Perairan Natuna, Kepulauan Riau. (Baca juga: Gerindra Tak Terima Prabowo Dianggap Lembek Soal Natuna )
"Apakah mesti ucapan di media menunjukkan kinerja? Kan enggak juga. Kinerja seorang Menhan sudah dilakukan dengan pas menurut saya," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1/2020.
Kemudian, kata dia, TNI pun sudah melakukan upaya. "Kan percuma kita ngomong keras-keras gebrak meja, tapi enggak ada action," kata Wakil Ketua DPR RI ini.
Dasco pun menilai apa yang dilakukan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi melalui jalur diplomasi sudah cukup keras terkait masalah di Perairan Natuna itu. "Kemudian pengerahan armada untuk memperlihatkan kita juga keras dalam penegakkan kedaulatan juga sudah pas menurut saya," tukasnya.
Dia pun menilai komunikasi dan diplomasi yang intens masih harus dilakukan dalam menangani masalah di Perairan Natuna itu. "Pertama, untuk menyamakan persepsi soal garis batas, sehingga hal tersebut bisa diselesaikan dengan baik," katanya. (Baca juga: Soal Natuna, Luhut: Kalau Menyangkut Kedaulatan Kita Enggak Ada Kompromi )
Dasco pun meminta pengamat atau siapapun untuk tidak melontarkan pernyataan yang bisa melemahkan semangat kebangsaan. "Kepada pada para teman-teman, terutama pengamat, menurut saya harus melihat posisi dengan pas," tutupnya.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menilai kinerja Prabowo Subianto sudah tepat menyikapi masuknya kapal China ke wilayah Perairan Natuna, Kepulauan Riau. (Baca juga: Gerindra Tak Terima Prabowo Dianggap Lembek Soal Natuna )
"Apakah mesti ucapan di media menunjukkan kinerja? Kan enggak juga. Kinerja seorang Menhan sudah dilakukan dengan pas menurut saya," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/1/2020.
Kemudian, kata dia, TNI pun sudah melakukan upaya. "Kan percuma kita ngomong keras-keras gebrak meja, tapi enggak ada action," kata Wakil Ketua DPR RI ini.
Dasco pun menilai apa yang dilakukan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi melalui jalur diplomasi sudah cukup keras terkait masalah di Perairan Natuna itu. "Kemudian pengerahan armada untuk memperlihatkan kita juga keras dalam penegakkan kedaulatan juga sudah pas menurut saya," tukasnya.
Dia pun menilai komunikasi dan diplomasi yang intens masih harus dilakukan dalam menangani masalah di Perairan Natuna itu. "Pertama, untuk menyamakan persepsi soal garis batas, sehingga hal tersebut bisa diselesaikan dengan baik," katanya. (Baca juga: Soal Natuna, Luhut: Kalau Menyangkut Kedaulatan Kita Enggak Ada Kompromi )
Dasco pun meminta pengamat atau siapapun untuk tidak melontarkan pernyataan yang bisa melemahkan semangat kebangsaan. "Kepada pada para teman-teman, terutama pengamat, menurut saya harus melihat posisi dengan pas," tutupnya.
(kri)