Soal Konflik Natuna, Demokrat: Jangan karena Investasi, Kita Turunkan IQ

Minggu, 05 Januari 2020 - 09:12 WIB
Soal Konflik Natuna,...
Soal Konflik Natuna, Demokrat: Jangan karena Investasi, Kita Turunkan IQ
A A A
JAKARTA - Tindakan sewenang-wenang kapal penjaga pantai (coast guard) China melindungi kapal ikan yang masuk ke perairan Natuna membuat geram Pemerintah Indonesia.

Tidak hanya pemerintah yang menyampaikan protes kepada negeri berjuluk Tirai Bambu itu, sejumlah kalangan mengungkapkan kegeramannya terhadap China. Apalagi China mengklaim memiliki hak atas perairan tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan tidak mempersoalkan langkah Menteri Pertahanan Prabowo yang mengedepankan diplomasi dalam menyikapi peristiwa tersebut.

"Sebongkah niat Pak Menteri Prabowo untuk kedepankan diplomasi atas klaim Tiongkok kepada wilayah natuna sebenarnya bukanlah salah. Silakan Pak," tulis Hinca melalui akun Twitternya, @hincapandjaitan, Sabtu 4 Januari 2019. (Baca juga: Masalah Natuna, Menhan Prabowo Utamakan Langkah Damai )

Kendati demikian, Hinca mengingatkan Menhan untuk mendengarkan ucapan pengamat politik Rocky Gerung mengenai arti diplomasi.

"Saya hanya ingatkan kata bung Rocky tentang arti diplomasi. Artinya, jangan hanya karena investasi kita menurunkan IQ," kata Hinca. (Baca juga: Beberkan Empat Fakta, Indonesia Lawan Klaim China soal Natuna )

Dalam cuitan sebelumnya, Hinca mengungkapkan pada 2016 Mahkamah Arbiterasi telah memutuskan China tidak memiliki dasar hukum untuk klaim wilayah Laut Cina Selatan.

"Tapi, sampai hari ini Tiongkok tak pernah patuh dan masih mencoba penetrasi kedalam kedaulatan kapita. Kita diam? Bangun Tuan!" cuit Hinca.
(dam)
Berita Terkait
Syarief Hasan Demokrat...
Syarief Hasan Demokrat Nilai China Lecehkan Kedaulatan NKRI
Gelombang Tenang Menyimpan...
Gelombang Tenang Menyimpan Ancaman: Konflik Laut China Selatan dan Kedaulatan Indonesia
Pakar: Manuver China...
Pakar: Manuver China di Laut Natuna Utara Harus Disikapi Tegas
Negara yang Pernah Mengklaim...
Negara yang Pernah Mengklaim Laut Natuna Sebagai Wilayahnya, Siapa Saja?
Pernyataan JAKI Sebagai...
Pernyataan JAKI Sebagai Majelis Rakyat Global untuk Mewujudkan Resolusi Konflik Laut China Selatan
Apakah Indonesia Berbatasan...
Apakah Indonesia Berbatasan dengan Laut China Selatan? Ini Jawabannya
Berita Terkini
Prabowo Terima Pulpen...
Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Dukung Dokter Tifa di...
Dukung Dokter Tifa di PN Jaktim, Roy Suryo Soroti Tersangka yang Dapat Restorative Justice
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Infografis
Soal Konflik Gaza, Joe...
Soal Konflik Gaza, Joe Biden Frustrasi Terhadap Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved