PKS Minta Indonesia Tak Diam Sikapi Muslim Uighur di China
Rabu, 18 Desember 2019 - 13:22 WIB
PKS Minta Indonesia Tak Diam Sikapi Muslim Uighur di China
A
A
A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Pemerintah Indonesia tidak diam dalam menyikapi masalah yang dialami Muslim Uighur di Xinjiang, China. Diketahui, dugaan persekusi dan diskriminasi etnis Uighur di Xinjiang oleh Pemerintah China ramai dibicarakan belakangan ini.
"Pemerintah Indonesia tidak boleh diam, tetapi harus melakukan misi diplomatik kemanusiaan," ujar Sekretaris bidang Politik Hukum dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Suhud Aliyudin kepada SINDOnews, Rabu (18/12/2019).
PKS meminta Pemerintah Indonesia untuk menekan China. "Agar lebih terbuka dan transparan dalam permasalahan Uighur," kata dia.
Diketahui, tindakan Pemerintah China terhadap etnis Uighur di Xinjiang terus dikecam sejumlah pihak di Indonesia, seperti Ormas Islam. Pasalnya, terjadi penindasan dalam kamp-kamp penahanan di Xinjiang.
Namun, Pemerintah China membantah menganiaya warga Uighur. Pemerintah China mengklaim memberikan pelatihan kejuruan untuk membantu memberantas ekstremisme dan separatisme.
"Pemerintah Indonesia tidak boleh diam, tetapi harus melakukan misi diplomatik kemanusiaan," ujar Sekretaris bidang Politik Hukum dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Suhud Aliyudin kepada SINDOnews, Rabu (18/12/2019).
PKS meminta Pemerintah Indonesia untuk menekan China. "Agar lebih terbuka dan transparan dalam permasalahan Uighur," kata dia.
Diketahui, tindakan Pemerintah China terhadap etnis Uighur di Xinjiang terus dikecam sejumlah pihak di Indonesia, seperti Ormas Islam. Pasalnya, terjadi penindasan dalam kamp-kamp penahanan di Xinjiang.
Namun, Pemerintah China membantah menganiaya warga Uighur. Pemerintah China mengklaim memberikan pelatihan kejuruan untuk membantu memberantas ekstremisme dan separatisme.
(pur)