PPP Bahas Penyebab Anjloknya Suara Pemilu di Mukernas

Kamis, 12 Desember 2019 - 20:56 WIB
PPP Bahas Penyebab Anjloknya...
PPP Bahas Penyebab Anjloknya Suara Pemilu di Mukernas
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-5 di Hotel Sahid, Jakarta, 14-16 Desember mendatang.

Mukernas PPP selain membahas langkah strategi partai, juga akan menentukan waktu pelaksanaan muktamar untuk memilih calon ketua umum (caketum). Selain itu, akan dibahas pula penyebab anjloknya suara PPP dalam Pemilu 2019 lalu.

”Faktor penurunan kursi PPP harus kita bedah secara menyeluruh dari sisi faktor apa yang membuat turun itu. Itu bisa kita diskusikan di mukernas, bisa dibahas di muktamar juga akan dibahas lebih detail karena ada DPC-DPC, apa yang terjadi di lapangan bisa disampaikan secara lebih lengkap, lebih mendetail,” tutur Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Pada Pemilu 2019, PPP hanya memperoleh 19 kursi DPR, turun 20 kursi dari perolehan pemilu sebelumnya 2014 sebanyak 39 kursi. (Baca juga: Gelar Rakornas, PPP Perkuat Peran Perempuan )

Dalam forum mukernas juga dimungkinkan untuk membicarakan persoalan calon ketua umum. ”Bisa iya, bisa tidak karena tidak ada larangan kalau DPW nanti ngomong, ’saya ingin kalau muktamar nanti ketumnya ini. Tidak. Kalau ngomong bisa saja. Tapi kalau untuk memutuskan ya di Muktamar,” urainya.

Namun, Arwani menegaskan untuk kriteria atau tata tertib pencalonan tidak akan dibahas karena semua sudah diatur dalam AD/ART partai. Dalam AD/ART, syarat mutlak menjadi ketum PPP di antaranya pernah menjadi pengurus DPP dalam satu periode atau pernah menjadi pengurus DPW satu periode.

Hingga saat ini, sejumlah nama disebut berpotensi sebagai calon ketua umum di antaranya Plt Ketum Suharso Monoarfa, Wakil Ketua Umum Mardiono, Sekjen Arsul Sani, Wakil Ketua Pertimbangan Ahmad Mukowam, dan Waketum sekaligus Ketua Fraksi PPP DPR Amir Uskara.

Mengenai soliditas di tubuh partai, Arwani yang juga Ketua Fraksi PPP MPR itu mengatakan, soliditas menjadi faktor penting dalam pencapaian maksimal sebuah parpol di dalam pemilu. ”Itu wajib. Kalau PPP kan sama dengan partai-partai lain. Kita secara SK organisatoris satu, solid. Bahwa ada orang (PPP-red) di pemilu ternyata memilih atau berbeda pilihan, di parpol lain juga ada,” katanya.

Sementara itu, Mukernas yang dibuka pada Sabtu lusa, akan dihadiri para ketua dan sekretaris DPW, serta DPP. Total sekitar ada 200-an peserta se-Indonesia.
(dam)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved