BWI Fokus Sosialisasikan Wakaf ke Milenial

Rabu, 11 Desember 2019 - 16:32 WIB
BWI Fokus Sosialisasikan...
BWI Fokus Sosialisasikan Wakaf ke Milenial
A A A
JAKARTA - Badan Wakaf Indonesia (BWI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakornas) di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, 10-12 Desember 2019.

Rakornas mengusung tema "Dalam Rangka Memobilisasi Kekuatan Wakaf sebagai Upaya Mentransformasikan Aset-aset Wakaf Menjadi Potensi Ekonomi Nasional".

Badan yang berdiri sejak 2007 ini memiliki komitmen sebagai mitra pemerintah dalam membantu mengentaskan kemiskinan.

Ketua BWI, Mohammad Nuh menjelaskan hasil Rakornas BWI telah menyepakati beberapa program penting yang akan digelar pada tahun 2020. Salah satunya menyosialisasikan wakaf kepada anak muda melalui kampus-kampus yang tersebar hampir disemua pelosok Indonesia.

"Ada tiga hal yang menjadi cacatan penting kenapa kita melakukan rakornas hari ini. Pertama, semua sepakat masalah literasi sosialisasi tentang perwakafan itu, kalau bahasa positifnya masih harus ditingkatkan, bahasa negatifnya masih rendah," kata M Nuh saat konferensi pers di Hotel Arya Duta, Gambir, Jakarta Pusat Rabu (11/12/2019). (Baca juga: Wakaf Dorong Pengembangan Wakaf untuk Tekan Kemiskinan )

Menurut dia, mayoritas masyarakat belum mengetahui manfaat wakaf untuk kemaslahatan umat. Realitasnya, mayoritas masyarakat hanya menjalankan zakat, infaq dan sedekah. Namun dari keduanya, ada perbedaan yang menonjol yakni dari segi pengelolaannya.

Dia menjelaskan, harta wakaf yang dikumpulkan ke nazir tidak boleh langsung dibagikan. "Tapi diolah dulu, hasil olahannya baru boleh dibagikan ke yang namanya penerima manfaat atau mafhub alaihi. Nazir, maksimum hanya mendapat 10 persen dari hasilnya tadi itu, bukan dari induknya, tapi dari hasil olahnnya," tuturnya.

Dia menjelaskan, zakat memiliki nilai strategis. Hartanya terus ada dan nilainya pun juga terus ada. Oleh karena itu, BWI sepakat terus menyosialisasikan mengenai hal ini kepada generasi muda. "Inilah sejatinya sodaqoh jariyah itu, wakaf itu sodaqoh jariyah," kata M Nuh.
(dam)
Berita Terkait
Ketua BWI Tegaskan Nonmuslim...
Ketua BWI Tegaskan Nonmuslim Boleh Menerima Manfaat Wakaf
Punya Manfaat Multidimensi,...
Punya Manfaat Multidimensi, Ekosistem Wakaf Perlu Dikembangkan
Rakernas BWI Dukung...
Rakernas BWI Dukung Visi Indonesia Emas lewat Akselerasi Wakaf Tunai dan Produktif
Lahirkan Nazhir Wakaf...
Lahirkan Nazhir Wakaf Profesional, BWI dan WMI Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Meningkat! Kesadaran...
Meningkat! Kesadaran Berwakaf Umat Tumbuh 6 Persen Per Tahun
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Wakaf, Digitalisasi Wakaf Perlu Digelorakan
Berita Terkini
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved