Pernyataan Rocky Gerung Dinilai Mencirikan Tingkah Laku Orang Sofis Kuno

Kamis, 05 Desember 2019 - 13:30 WIB
Pernyataan Rocky Gerung...
Pernyataan Rocky Gerung Dinilai Mencirikan Tingkah Laku Orang Sofis Kuno
A A A
JAKARTA - Pernyataan Pengamat Politik, Rocky Gerung yang menyebut Pancasila bisa diubah membuat banyak kalangan merasa geram. Bahkan, untuk memperkuat pernyataannya, Rocky menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) representasi 'koalisi Pancasila' tidak paham tentang Pancasila.

Direktur Eksekutif Lingkar Kajian Agama dan Kebudayaan Nusantara (LKAB-Nusantara), Fadhli Harahap menyebut pernyataan Rocky menunjukkan bahwa orang ini labil. (Baca juga: PBB: Kebencian Rocky Gerung kepada Jokowi Melewati Kecerdasan Intelektual )

"Tidak punya pegangan karena tidak ada yang harus diyakininya. Bahkan pikirannya sendiri pun barang kali masih diragukan oleh dirinya sendiri," tutur Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Kamis (5/12/2019).

Di sisi lain, kata Fadhli, pernyataan Rocky Gerung mencirikan tingkah laku orang Sofis yakni cendekiawan Yunani kuno yang doyan berdebat kusir. "Yang ujung-ujungnya memperlemah sendi-sendi kehidupan bernegara," kata Pegiat Ilmu Filsafat UIN Jakarta ini.

Adapun terkait ucapan Rocky Gerung yang menyebut konstitusi bisa diubah, semua hal juga bisa berubah. Namun perlu digarisbawahi oleh Rocky Gerung bahwa dalam konstitusi ada hal yang harus diyakini dan perlu dikokohkan, baik dalam konteks penafsirannya maupun praktiknya.

Menurutnya, soal konstitusi bisa saja berubah sesuai dengan kesepakatan bersama. Nah, Pancasila merupakan konsensus yang sudah final dan tidak perlu lagi diutak-atik. (Baca juga: Rocky Gerung Mau Dilaporkan, Pengamat: Mengkritik Presiden Hal Biasa )

"Bahwa ada kelemahan di sana, penafsirannya lah perlu dikuatkan, bukan mengubah bentuknya. Apalagi menggantinya," tandas Fadhli.
(kri)
Berita Terkait
Jokowi Legawa Dikritik,...
Jokowi Legawa Dikritik, Sudjiwo Tedjo Lebih Salut bila Batalkan Pasal Penghinaan Presiden
Wamenkum Eddy Ungkap...
Wamenkum Eddy Ungkap Jokowi Tak Setujui Pasal Penghinaan Presiden
Soal Pasal Penghinaan...
Soal Pasal Penghinaan Presiden, KH Cholil Nafis: Jangan Menjadikannya Antikritik
Masuk atau Tidak Pasal...
Masuk atau Tidak Pasal Penghinaan Presiden bagi Jokowi Sama Saja
Pasal Penghinaan Presiden...
Pasal Penghinaan Presiden Direvisi, Ancaman Pidana Berkurang
Heboh Polemik Pasal...
Heboh Polemik Pasal Penghinaan Presiden, Masih Relevankah?
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved