Demokrat Sebut Reaksi Jokowi Momentum Hentikan Wacana Amendemen UUD

Selasa, 03 Desember 2019 - 16:22 WIB
Demokrat Sebut Reaksi...
Demokrat Sebut Reaksi Jokowi Momentum Hentikan Wacana Amendemen UUD
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat mengapresiasi sikap tegas Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menolak isu penambahan masa jabatan presiden dan pemilihan presiden dikembalikan ke MPR.

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR, Irwan mengatakan, ini merupakan momentum agar elite maupun publik menghentikan perdebatan soal isu liar yang dibuat kelompok penikmat kekuasaan otoriter itu.

"Statement Pak Jokowi mengkonfirmasi kecurigaan saya bahwa ada upaya sistematik dari kelompok yang pernah berpengalaman hidup dan menikmati kekuasaan yang otoriter. Jadi mereka tidak sabar ingin berkuasa kembali," kata Irwan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Anggota Komisi V DPR ini berpandangan, isu atau wacana tersebut jelas mengkhianati konsensus dari reformasi yang susah payah diperjuangkan berbagai elemen masyarakat saat itu.

"Isu mengembalikan sistem pemilihan presiden ke MPR dalam wacana amandemen UUD 1945 jelas-jelas menghianati konsensus reformasi," tegasnya.

Ketua Umum Relawan Cakra AHY itu menjelaskan, amandemen yang diamanatkan oleh MPR periode sebelumnya itu adalah amandemen terbatas, di mana di dalamnya membahas soal pokok-pokok haluan negara.

Dia menyayangkan bahwa isu amandemen ini ditunggangi isu liar oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab. "Mungkin saja mereka yang menghembuskan isu itu berpengalaman hidup dan pernah menikmati kekuasaan yang otoriter. Jadi tidak sabar lagi ingin berkuasa kembali," ujarnya.

Namun dia menambahkan, karena Presiden Jokowi sudah membuat pernyataan menolak isu itu dengan tegas. Sudah seharusnya perdebatan isu liar itu dihentikan agar tidak terus berkembang dan semakin liar.

"Dengan statement Pak Jokowi saya harap isu yang meresahkan rakyat ini dihentikan dan fokus pada penyelesaian masalah riil yang ada di tengah masyarakat," harapnya.
(maf)
Berita Terkait
Perubahan UU dan Aturan...
Perubahan UU dan Aturan Kementerian/Lembaga Harus Berdasarkan Kebutuhan Publik
10 Konstitusi Tertua...
10 Konstitusi Tertua di Dunia, Nomor 9 Jadi Rujukan di Berbagai Pemerintahan
Penundaan Pemilu dan...
Penundaan Pemilu dan Kudeta Kekuasaan
Setiap Presiden Punya...
Setiap Presiden Punya Masalah Berbeda, Gerindra Buka Peluang Revisi UU Kementerian Negara
Rapat Paripurna, DPR...
Rapat Paripurna, DPR Sepakat P2 APBN 2022 Lolos Jadi Undang-Undang
Dituduh Coba Ubah Konstitusi,...
Dituduh Coba Ubah Konstitusi, Presiden Marcos Jr Terancam Digulingkan
Berita Terkini
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved