Rapimnas, BM PAN Soroti Isu Radikalisme hingga Ekonomi

Rabu, 27 November 2019 - 15:36 WIB
Rapimnas, BM PAN Soroti...
Rapimnas, BM PAN Soroti Isu Radikalisme hingga Ekonomi
A A A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (DPP BM PAN) menggelar rapimnas di Jakarta. Banyak agenda yang akan dibahas dalam ,rapimnas baik mengenai kongres PAN maupun isu nasional lainnya. Rapimnas digelar Kamis (28/11/2019) hingga Jumat (29/11/2019).

Sekjen BM PAN, Achmad Qayyimel Alofi mengatakan, rapimnas ini untuk konsolidasi organisasi serta menyatukan seluruh barisan BM PAN demi menjaga kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam berbagai dinamika politik, baik internal maupun eksternal.

"Sikap BM PAN terhadap kongres PAN yang digelar Maret tahun 2020, adalah tetap pada semangat menegakkan kehormatan partai yang searah dengan cita-cita dan harapan pendiri partai, ayahanda Amien Rais. Dalam rangka mewujudkan cita-cita sosial PAN," kata Alofi melalui keterangan pers yang diterima SINDOnews, Rabu (27/11/2019).

BM PAN akan menyoroti tiga hal dalam rapimnas nanti. Ketiganya yakni soal deradikalisasi, reformasi birokrasi, dan penyelesaian terhadap stagnasi ekonomi.

Mengenai deradikalisasi, pemerintah harus menjelaskan secara adil terminologi radikalisme. Jangan sampai deradikalisasi ini hanya dialamatkan ke kelompok agama tertentu.

Pada akhirnya umat atau kelompok agama tertentu tidak nyaman dalam menjalankan aktivitas keagamaan. "Karena, setiap saat merasa diintai oleh aparat dengan tudikan radikalisme atau identik dengan simbol-simbol radikalisme yang dilabelkan," jelasnya.

Selanjutnya, Alofi mengatakan, BM PAN meminta pemerintah lebih fokus pada fungsi pelayanan birokrasi dan prestasi melalui penyerapan anggaran yang produktif. "Ini lebih baik ketimbang ikut bermain-main dalam teori konspirasi," tuturnya.

Kemudian, sebaiknya pemerintah fokus pada masalah stagnasi ekonomi, menggenjot pertumbuhan ekonomi agar tidak terkoreksi oleh kondisi ketidakpastian global dan perang dagang. "Serta menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkulitas, di mana berdampak pada penyerapan tenaga kerja domestik agar pasar tenaga kerja kita tidak didominasi oleh TKA," ujarnya.

BM PAN juga akan mendorong kader-kader terbaik untuk ikut dalam suksesi kepemimpinan di daerah masing-masing melalui momentum Pilkada 2020. Baik sebagai calon gubernur, calon bupati atau wali kota.

"Sejak Pemilu 2009-2019, BM PAN telah memasok kader-kader potensial dalam jabatan pemerintahan, baik eksekutif dan legislatif. Dari sekian kader-kader yang ikut dalam kontestasi Pilkada dan maupun pemilu legislatif, banyak yang terpilih baik sebagai bupati/wali kota dan DPR RI/DPRD," tandasnya.
(poe)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PAN Gelar Kongres ke-VI...
PAN Gelar Kongres ke-VI di Jakarta, Ini Harapan BM PAN
Musda PAN Tak Digelar...
Musda PAN Tak Digelar Serentak, Tahap Pertama Hanya 16 Daerah
PAN Didesak Percepat...
PAN Didesak Percepat Proses PAW Hanafi Rais
Pengamat Nilai Komunikasi...
Pengamat Nilai Komunikasi PAN Kedepankan Politik Kerukunan Bangsa
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved