PDIP Katakan 'Yes' untuk Amendemen, 'No' untuk Masa Jabatan Presiden

Jum'at, 22 November 2019 - 20:23 WIB
PDIP Katakan Yes untuk...
PDIP Katakan 'Yes' untuk Amendemen, 'No' untuk Masa Jabatan Presiden
A A A
DEPOK - Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto ikut berkomentar terkait wacana amendemen terbatas UUD, terutama tentang usulan masa jabatan Presiden yang menjadi tiga periode juga penambahan masa jabatan menjadi tujuh tahun.

"Amendemen Undang-undang Dasar 1945 bagi PDI Perjuangan sifatnya terbatas. Hanya berkaitan dengan haluan negara. Di luar itu tidak ada agenda yang diusulkan oleh PDI Perjuangan," kata Hasto menjawab wartawan, di sela Sekolah Pimpinan Dewan PDIP di Kinasih Resort, Depok, Jumat (22/11/2019).

Bagi PDIP, bangsa Indonesia memerlukan perspektif jangka panjang yang mengikat seluruh lembaga tinggi negara dan seluruh rakyat Indonesia. Ikatan itu dalam wujud Haluan Negara yang berisi rancangan pembangunan 25 tahun, 50 tahun, dan 100 tahun ke depan.

Walau demikian, Hasto mengatakan usulan perpanjangan masa jabatan presiden itu takkan dipermasalahkan bila hanya sekedar wacana. Namun dipastikannya PDIP sama sekali tak mau mendorongnya. (Baca juga: Amendemen Terbatas UUD Dinilai Bisa Jadi Bola Liar )

"Karena kami berkomitmen terhadap semangat reformasi, kekuasaan presiden itu 2 kali berdasarkan konstitusi," kata Hasto. "Ketentuan sekarang (menyangkut masa jabatan presiden, red) masih ideal," tandasnya. (Baca juga: PDIP Pastikan Amandemen UUD 45 Berpegang pada Rekomendasi MPR Sebelumnya )

Sebelumnya diketahui bahwa usulan mengubah ketentuan masa jabatan Presiden dalam amendemen Undang-Undang Dasar atau UUD 1945 kembali muncul. Hal itu diusulkan salah satu partai politik di parlemen yakni Partai Nasdem. (Baca juga: Golkar Minta Amendemen Terbatas UUD Dikaji Mendalam )

Awalnya, rencana amendemen UUD 1945 hanya sebatas menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Namun Sekjen Partai Nasdem Johnny Gerard Plate mengusulkan masa jabatan presiden menjadi salah satu isu yang dibahas dalam amendemen tersebut.

Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono juga diberitakan pernah menyampaikan usulan yang sama.
(pur)
Berita Terkait
Perubahan UU dan Aturan...
Perubahan UU dan Aturan Kementerian/Lembaga Harus Berdasarkan Kebutuhan Publik
Penundaan Pemilu dan...
Penundaan Pemilu dan Kudeta Kekuasaan
PDIP Pastikan UU MD3...
PDIP Pastikan UU MD3 Tak Direvisi, Kursi Ketua DPR Aman
Setiap Presiden Punya...
Setiap Presiden Punya Masalah Berbeda, Gerindra Buka Peluang Revisi UU Kementerian Negara
Dituduh Coba Ubah Konstitusi,...
Dituduh Coba Ubah Konstitusi, Presiden Marcos Jr Terancam Digulingkan
Tak Undang Jokowi di...
Tak Undang Jokowi di HUT Partai, PDIP Patut Perhatikan soal Elektoral
Berita Terkini
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved