Muncul Empat Calon, Munas Golkar Dipastikan Tak Aklamasi

Jum'at, 15 November 2019 - 15:12 WIB
Muncul Empat Calon,...
Muncul Empat Calon, Munas Golkar Dipastikan Tak Aklamasi
A A A
JAKARTA - Koordinator bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Nusron Wahid menyebut Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang digelar 3-6 Desember nanti masih panjang dan dipastikan akan berlangsung secara demokratis.

Menurut Nusron, jika melihat dinamika di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar bisa dipastikan munas tidak akan ada calon tunggal. Setidaknya akan ada empat calon yang muncul, yaitu Airlangga Hartarto, Indra Bambang Utoyo, Ridwan Hisyam dan Bambang Susatyo.

"Saya yakin juga akan muncul calon-calon lain. Dipastikan tidak calon tunggal. Kalau tidak calon tunggal bagaimana akan aklamasi," tutur Nusron kepada wartawan, Jumat (15/11/2019). (Baca juga: Di Rampimnas Golkar, Airlangga Singgung Kesepakatannya dengan Bamsoet )

Nusron menjelaskan ada empat poin hasil rapim yang dianggap luar biasa. Pertama, memprioritaskan kader partai Golkar untuk dicalonkan dalam pilkada, tanpa mahar dengan pendekatan elektabilitas.

Kedua, lanjut dia, munas dengan mengedepankan musyawarah mufakat berlandaskan Demokrasi. Ketiga, menugaskan Fraksi Partai Golkar berkaitan dengan revisi UU Pemilu. Keempat, DPD Partai Golkar kabupaten/kota yang masa periodenya berakhir ditahun 2019, atas permintaan DPD PD Provinsi, musyawarah daerah dilaksanakan setelah pilkada dan akan dibahas dan diputuskan dalam Munas.

Nusron menegaskan khusus poin dua, musyawarah mufakat sesuatu yang baik selama calonnya hanya satu dan semua sepakat. Namun jika calonnya banyak, sulit untuk mufakat.

"Masak empat-empatnya akan jadi ketum semua. Pasti harus satu dan lewat mekanisme voting, sebagai satu-satunya jalan," papar dia.

Nusron menduga, ada upaya sangat sistematis untuk mengarahkan agar di Munas tidak ada pemilihan. Padahal tata cara pemilihan pimpinan partai sudah diatur dalam anggaran rumah tangga (ART) pada Pasal 50 yang menyatakan pemilihan harus dilaksanakan secara langsung oleh peserta munas, dan melalui 3 tahap; penjaringan, pencalonan dan pemilihan.

"Darimana tahu kalau cuma calon tunggal? Wong tahapannya belum dilalui. Tahap penjaringan saja belum. Kok seakan akan sudah penetapan," ucapnya.

Ditambahkan Nusron, dirinya mengaku optimis DPD II dan silent majority nanti akan menentukan pilihannya sesuai dengan hati nurani dan perubahan kepemimpinan partai yang akan membawa partai lebih baik, dinamis dan progresif. (Rakhmat)
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved