Ical Beberkan Alasan Ingin Ketua Umum Golkar Dipilih lewat Musyawarah

Kamis, 14 November 2019 - 21:01 WIB
Ical Beberkan Alasan...
Ical Beberkan Alasan Ingin Ketua Umum Golkar Dipilih lewat Musyawarah
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) menginginkan pemilihan ketua umum pada Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar Desember nanti berlangsung secara musyawarah mufakat.

Rencananya Munas Partai Golkar diselenggarakan pada 4-6 Desember 2019 nanti. "Saya tuh inginnya musyawarah untuk mufakat. Jadi kalau calonnya ada beberapa, kan kalau bermusyawarah kan baik. Tenaga kan bisa disimpan untuk berkompetisi dengan pihak lain," ujar Ical di sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar, Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Ical menilai musyawarah mufakat merupakan cara yang paling baik. "Musyawarah mufakat itu berunding, dan kemudian bersama-sama menentukan arah perjalanan Partai Golkar ke depan," katanya.

Kemudian, Ical mengimbau yang menang dalam Munas Partai Golkar nanti merangkul lawannya. "Karena itu akan jadi kekuatan di Partai Golkar, targetnya 2024 Golkar harus menang dan harus bisa mencalonkan presiden atau wakil presiden dari kader Golkar," ungkapnya. (Baca juga: Empat Tokoh Diprediksi Bertarung Rebutkan Kursi Ketua Umum Golkar )

Kendati demikian, Ical enggan menjawab saat ditanya mendukung siapa untuk Munas Partai Golkar Desember nanti.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Terbitkan 3 Sprindik...
Terbitkan 3 Sprindik Baru, Kejaksaan Sebut Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Saksi
Penanganan Perkara Febri...
Penanganan Perkara Febri Adriansyah Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved