Sambangi KPK, Kapolri Janji Cepat Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

Senin, 04 November 2019 - 17:23 WIB
Sambangi KPK, Kapolri...
Sambangi KPK, Kapolri Janji Cepat Tuntaskan Kasus Novel Baswedan
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz berjanji akan menuntaskan kasus penyerangan terhadap penyidik senior Novel Baswedan ataupun kasus-kasus yang menjadi atensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu diungkapkan Kapolri saat berkunjung ke Gedung KPK, Jakarta Selatan. "Saya tetap berkomitmen seperti juga setelah fit and proper test dan waktu di Paripurna DPR saya pernah mengatakan secepatnya," ujar Idham saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Senin (4/11/2019). (Baca juga: Kasus Novel Baswedan, Jokowi Beri Waktu Idham sampai Desember )

Maka dari itu, dirinya akan mengusahakan secepatnya untuk menyelesaikan kasus penyiraman Novel dan kasus teror terhadap pimpinan KPK lainnya.

"Komitmennya adalah secepatnya kalau sudah itu kita akan mengungkap baik kasus Novel maupun kasus-kasus yang menjadi atensi yang terjadi di KPK," jelasnya.

Namun terlebih dahulu, Idham bakal memilih perwira terbaik untuk dijadikan Kabareskrim guna mempercepat penanganan kasus Novel dan teror kepada pegawai dan pimpinan KPK.

"Nanti saya akan memilih Kabareskrim. Namun di dalam Polri itu ada yang namanya Wanjakti (Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi). Wanjakti ini dewan kebijaksanaan tertinggi yang dipimpin oleh Bapak Wakapolri, tentu nanti kita akan cari perwira yang terbaik," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol M Iqbal menambahkan, pihaknya telah memiliki temuan signifikan terkait penanganan kasus Novel Baswedan. Temuan tersebut berasal dari hasil kerja tim teknis.

Iqbal menegaskan, hakikatnya setiap kasus yang ditangani Polri memiliki tingkat kesulitan masing-masing dan berbeda, termasuk perkara Novel. Iqbal mengungkapkan, dalam waktu tidak terlalu lama Polri akan membuka ke publik temuan tersebut.

"Tim ini bekerja tertutup berbeda dengan tim fakta terbuka. Kita lakukan. Kalau kita buka ke publik ini bisa kembali ke nol. Insya Allah didoakan Pak Kapolri dan timnya insya Allah akan ungkap kasus ini. Pak Kapolri beserta timnya, tidak akan lama lagi akan mengungkap kasus ini. Kita paham, bahwa harapan besar republik ini," ungkap Iqbal.

Dia menggariskan, selain kasus penyerangan terhadap Novel sebenarnya Tim Teknis Polri juga secara bersamaan menangani dan akan mengungkap tentang kasus penyerangan terhadap dua pimpinan KPK dan pegawai KPK lainnya. Sekali lagi Iqbal mengatakan, Polri berharap publik dapat bersabar dan menunggu hasil temuan dari Tim Teknis.

"Terkait dengan sejumlah teror lain tentunya paralel dengan itu (kasus Novel). Tim teknis juga beberapa penyidik Polda Metro Jaya dan tim gabungan sudah maju ke depan untuk mengungkap kasus-kasus teror yang menimpa oleh beberapa pimpinan KPK dan beberapa penyidik KPK tersebut," ujarnya

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, pihaknya berharap dengan kunjungan Kapolri Jenderal Idham Azis dan jajaran maka kerja sama KPK dengan Polri semakin baik sehingga menghasilkan hal-hal yang terbaik bagi bangsa dan negara.
(dam)
Berita Terkait
Dua Polisi Penyiram...
Dua Polisi Penyiram Air Keras Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara
Novel Baswedan Jadi...
Novel Baswedan Jadi Saksi Sidang Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette
Novel Baswedan: Hari...
Novel Baswedan: Hari Ini, 5 Tahun Lalu Saya Diserang Air Keras
Novel Baswedan Bersedia...
Novel Baswedan Bersedia Jadi ASN Polri
Novel Baswedan Kutuk...
Novel Baswedan Kutuk Teror Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus: Ini Kejahatan Luar Biasa!
Novel Baswedan Anggap...
Novel Baswedan Anggap Persidangan Perkaranya Hanya Formalitas
Berita Terkini
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved