Belajar dari Chile, Jokowi Tak Ingin BPJS Naik Publik Bergejolak

Kamis, 31 Oktober 2019 - 16:47 WIB
Belajar dari Chile,...
Belajar dari Chile, Jokowi Tak Ingin BPJS Naik Publik Bergejolak
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta, agar jajarannya belajar dari apa yang terjadi di Chile. Dia mengatakan, demonstrasi besar-besaran di Chile awalnya dipicu oleh isu kecil, yakni kenaikan tarif transportasi sebesar 4%.

"Kemudian menimbulkan gejolak yang berkepanjangan. Dan diikuti perombakan besar-besaran di kabinet," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden (Kanpers), Kamis (31/10/2019).

(Baca juga: Siap-siap, 400 Ribu PNS Bakal Terdampak Pemangkasan Eselon)

"Tetapi itu pun tidak meredam gelombang demonstrasi besar-besaran yang berujung pada anarkisme. Saya kira pengalaman seperti ini harus bisa kita baca dan jadikan pengalaman. Harus selalu waspada sejak awal," sambungnya.

Jokowi mencontohkan, jangan isu kenaikan tarif BPJS Kesehatan memicu hal serupa. Dia mengatakan, jika kenaikan ini tidak dijelaskan secara clear maka akan disalahpahami oleh masyarakat.

Menurut mantan Wali Kota Solo ini, pemerintah akan dianggap memberikan beban tambahan kepada masyarakat.

"Padahal supaya kita semuanya tahu, tahun 2019 kita telah menggratiskan 96 juta rakyat yang pergi ke rumah sakit di daerah. 96 juta kita gratiskan lewat PBI (penerima bantuan iuran). Jadi anggaran total yang kita subsidikan ke sana Rp41 triliun. Rakyat harus mengerti ini," ungkapnya.

Sementara pada tahun 2020 subsidi yang diberikan pada BPJS sebesar Rp48,8 triliun. Di mana angka tersebut merupakan jumlah yang sangat besar.

"Jangan sampai kesannya kita ini sudah subsidi dari APBN gede banget, tapi kalau cara kita menerangkan tidak hati-hati, dipikir kita ini memberikan beban yang berat kepada masyarakat miskin. Padahal sekali lagi yang digratiskan sudah 96 juta jiwa. Lewat tadi subsidi yang kita berikan," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Resmikan IPAL Losari,...
Resmikan IPAL Losari, Jokowi: Semoga Mampu Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berolahraga di Istana...
Berolahraga di Istana Bogor, Jokowi Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan
Kesehatan Jokowi, Rampai...
Kesehatan Jokowi, Rampai Nusantara: Doa dan Cinta Masyarakat Tak Pernah Putus
KPCDI Sambut Gembira...
KPCDI Sambut Gembira Terbitkan PP Transplantasi Organ dan Jaringan
Bebani Masyarakat, PAN...
Bebani Masyarakat, PAN Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan BPJS Kesehatan
Sekjen LRJ Sebut Agenda...
Sekjen LRJ Sebut Agenda Kunker Presiden ke Haltim Merespon Aspirasi Masyarakat Tani
Berita Terkini
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved