PDIP Minta Wamen Maksimal Wujudkan Visi Presiden Jokowi

Sabtu, 26 Oktober 2019 - 14:49 WIB
PDIP Minta Wamen Maksimal...
PDIP Minta Wamen Maksimal Wujudkan Visi Presiden Jokowi
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengucapkan selamat kepada para wakil menteri (Wamen) yang dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PDIP berpesan agar para wamen itu bekerja maksimal membantu menteri melaksanakan kebijakan presiden. Menurut Hasto, di periode kedua pemerintahannya, Jokowi ingin seluruh jajaran kabinet bergerak cepat serta berkoordinasi dengan baik. Bahkan peran menteri koordinator ditingkatkan oleh Jokowi. (Baca juga: Ketua MPR: Presiden dan Kabinet Telah Dilantik, Saatnya Bekerja)

"Tugas wamen adalah membantu menteri menjalankan kebijakan yang merupakan penjabaran dari kebijakan presiden. Karena itulah kami menanggapi baik," kata Hasto, Sabtu (26/10/2019).

Dengan adanya wamen, maka efektivitas kerja kabinet dipastikan lebih baik. Hasto memastikan, tugas-tugas khusus dari presiden kepada para wamen itu menunjukkan pahamnya Jokowi terhadap seluruh aspek pemerintahan. (Baca juga: Kehadiran Wakil Menteri Bisa Perkuat Kinerja Pemerintahan)

Dia mencontohkan untuk wamen BUMN, memang diperlukan penguatan bagaimana BUMN benar-benar sebagai alat negara dalam meningkatkan perekonomian nasional. Artinya, BUMN harus bisa berperan sebagai agen penggerak pembangunan nasional.

"Disitulah BUMN harus fokus kepada ruang ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak dan bersifat strategis bagi bangsa dan negara. Dan wamen membantu menterinya untuk mewujudkannya," tandas Hasto. (Baca juga: Presiden Jokowi Lantik 12 Wamen di Istana Negara)

Pada kesempatan itu, Hasto juga mengingatkan para menteri bahwa desain kabinet saat ini menunjukkan sebuah visi Jokowi dalam menjaga Pancasila. Bangsa Indonesia menjadi besar karena bersatu akibat adanya Pancasila.

Hasto menegaskan, ideologi manapun yang bertentangan dengan Pancasila, negara tidak boleh kalah. Kejadian terakhir, ketika Wiranto menjadi korban penusukan, menunjukkan perlawanan dari radikalisme yang harus dihadapi dengan pendekatan politik, hukum, keamanan dan sosial. Serta bagaimana negara mendorong kesejahteraan rakyat untuk mengatasi berbagai ketidakadilan.

Dikatakan Hasto, indikasi upaya mengganti Pancasila itu sudah sangat kuat. Dalam ceramah-ceramah terbuka, kelompok tertentu kerap menyatakannya. (Baca juga: 12 Orang Ditunjuk Wamen di 11 Kementerian, Berikut Daftar Lengkapnya)

"Karena itulah, tidak dibenarkan dengan cara apapun pihak-pihak yang ingin mengganti ideologi Pancasila. Kami yakin kekuatan nasionalis kebangsaan ini adalah kekuatan yang muncul dari rakyat yang akan terus mengawal Pancasila dan NKRI," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Reshuffle Kabinet, Pengamat...
Reshuffle Kabinet, Pengamat Prediksi Jatah Kursi Menteri PDIP Bertambah
PDIP Diminta Kawal Ketat...
PDIP Diminta Kawal Ketat Pemerintahan Jokowi
PDIP Dukung Jokowi Rombak...
PDIP Dukung Jokowi Rombak Kabinet
Cari Pengganti Edhy...
Cari Pengganti Edhy dan Juliari, Jokowi Ditantang Keluar dari Tekanan PDIP dan Gerindra
Jokowi Evaluasi Kinerja...
Jokowi Evaluasi Kinerja Menteri, PDIP: Ini Momentum Tepat
Soal Reshuffle, PDIP...
Soal Reshuffle, PDIP Yakin Presiden Punya Pertimbangan Politik dan Strategis
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved