Tak Ada Alasan DPR untuk Hambat Idham Jadi Kapolri

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 17:56 WIB
Tak Ada Alasan DPR untuk...
Tak Ada Alasan DPR untuk Hambat Idham Jadi Kapolri
A A A
JAKARTA - Komjen Pol Idham Azis dinilai memiliki rekam jejak yang sangat baik. Idham layak diusulkan sebagai calon Kapolri tunggal oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Diketahui, Kepala Bareskrim Polri itu diusulkan menjadi kapolri menggantikan Jenderal Pol Tito Karnavian. Tito sendiri sudah dilantik menjadi menteri dalam negeri (mendagri) pada Kabinet Indonesia Maju . (Baca juga: Karier Gemilang Idham Aziz, Menangkap Tommy Suharto hingga Menumpas Dr Azahari )

“Normatifnya memang memenuhi syarat dan bintang tiga, cukup senior dan track record selama ini kan baik. Tidak ada hal yang negatif yang diangkat atau sempat diberitakan. Jadi menurut saya tidak ada masalah,” kata Dosen Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Chairul Huda kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Apalagi, lanjut Chairul, sekarang Idham juga menjabat sebagai Kabareskrim Polri dengan pangkat bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen). Maka, tidak ada lagi alasan bagi anggota legislatif untuk menolak Idham sebagai Kapolri. (Baca juga: Baru Dilantik Jadi Mendagri, Tito ke Papua Dampingi Presiden Jokowi )

“Kedudukan terakhirnya kan Kabareskrim. Jadi, memang sangat hampir tidak ada alasan untuk DPR tidak memberikan persetujuan. Ini kan pilihan Presiden, sudah dipertimbangkan juga oleh Kompolnas. Jadi tidak ada hal yang kemudian bisa menyebabkan ini terhambat,” ujar pakar hukum pidana ini.

Huda mengingatkan publik tidak membanding-bandingkan gaya kepemimpinan Idham dengan Tito. Setiap orang punya style dalam memimpin sebuah institusi. Tidak bisa disamakan satu dengan lainnya.

“Tito dengan gaya kepemimpinannya sudah jadi masa lalu buat Polri , sudah selesai tugasnya. Nah, Idham juga tentu punya gaya kepemimpinan tersendiri, kita tidak bisa kemudian mengharapkan bahwa gayanya sama. Tentu berbeda, masing-masing orang kan punya style tersendiri,” jelasnya.
(poe)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Jokowi Minta Polri Tidak...
Jokowi Minta Polri Tidak Boleh Melupakan Agenda Strategis
Ini Deretan Menteri...
Ini Deretan Menteri Terbaik di Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Versi LPI
Peringatan HUT ke 74...
Peringatan HUT ke 74 Bhayangkara Digelar Secara Virtual di Istana Negara
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved