Menanti Tangan Dingin Prabowo Membangun Pertahanan yang Disegani

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 06:00 WIB
Menanti Tangan Dingin...
Menanti Tangan Dingin Prabowo Membangun Pertahanan yang Disegani
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) terus membangun kekuatan pertahanan yang mumpuni dengan cara memodernisasi alat utama sistem persenjataan (Alutsista).

Pembangunan kekuatan yang digagas pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini disusun dalam rencana strategis (Renstra) I, II, dan III yang dimulai sejak 2009-2024 mendatang. (Baca juga: Jabat Menhan, Prabowo Subianto: Saya akan Perkuat TNI)

Melalui program kekuatan pokok minimum atau Minimum Essential Force (MEF) TNI. Perlahan namun pasti, kekuatan pertahanan Indonesia mulai berkembang. Beragam alutsista canggih dan modern mulai memenuhi gudang persenjataan TNI baik matra darat, laut dan udara.

Mulai dari hadirnya Main Battle Tank (MBT) Leopard, Helikopter Apache, Kapal Perang KRI Bung Tomo, KRI Usman-Harun, KRI Rigel dan KRI Spica, Kapal Selam Nagapasa, Kapal Selam Ardadedali dan Kapal Selam Alugoro yang sebentar lagi akan beroperasi.
Menanti Tangan Dingin Prabowo Membangun Pertahanan yang Disegani

Termasuk pesawat tanpa awak atau drone CH 4, Helikopter Anti Kapal Selam (AKS) AS565 Mbe, Pesawat Udara CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA), Pesawat Tempur F-16 C/D, Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 m, rudal Starstreak, MLRS Astross II, Artileri Caesar,dan sebagainya.

”Pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) yang telah dicapai hingga 31 Juli 2019 adalah 63,45%,” ujar Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu saat menyerahkan jabatannya sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) kepada Prabowo Subianto di Gedung A.H. Nasution, Kemhan, Jakarta Pusat, kemarin. (baca juga: Sertijab Menhan, Ini Pesan Ryamizard kepada Prabowo Subianto)

Meski sebagian besar modernisasi alutsita TNI telah direalisasikan, namun tidak sedikit yang belum diwujudkan di antaranya, pembangunan empat Pangkalan Udara Militer (Lanud) tipe C, enam Satuan Radar Baru, pembentukan dua Resimen Pertahanan Udara (Hanud), lima Detasemen Hanud pembentukan Detasemen/Satuan Peluru Kendali Jarak Sedang dan Jarak Jauh, pembentukan dua skadron teknik baru di Lanud Supadio Pontianak dan Lanud Suryadarma, Kalijati, Subang serta pengadaan pesawat tempur Sukhoi SU-35 buatan Rusia dan sebagainya.
Menanti Tangan Dingin Prabowo Membangun Pertahanan yang Disegani

Kini, tugas untuk merealisasikan program MEF sepenuhnya berada di tangan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebagai mantan Jenderal TNI, tangan dingin Menhan Prabowo Subianto diharapkan mampu membangun kekuatan pertahanan Indonesia yang memiliki deterrence effect atau efek gentar. Dengan demikian, Indonesia akan menjadi negara yang disegani tidak hanya di kawasan tapi juga dunia. ”Saya akan sekuat tenaga melanjutkan perjuangan dan akan membuat terobosan-terobosan baru untuk bidang pertahanan ke depan,” ucap Prabowo.
(cip)
Berita Terkait
Bertemu Dubes Denmark,...
Bertemu Dubes Denmark, Prabowo Bahas Pentingnya Pertahanan Udara
Menhan Prabowo: Pertahanan...
Menhan Prabowo: Pertahanan Teritorial Tulang Punggung Indonesia
Prabowo Dikelilingi...
Prabowo Dikelilingi 5 Jenderal Baru Angkatan Darat
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Buka Indo Defence 2024 Hari Ini
Soal Kebijakan Pertahanan...
Soal Kebijakan Pertahanan Prabowo Subianto, Begini Kata Mantan Irjen Kemhan
Hasilkan Produk Unggulan,...
Hasilkan Produk Unggulan, Prabowo Undang Pimpinan Industri Pertahanan
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved