Gagal Masuk Kabinet, Demokrat Belum Tentukan Oposisi atau Tidak

Rabu, 23 Oktober 2019 - 20:15 WIB
Gagal Masuk Kabinet,...
Gagal Masuk Kabinet, Demokrat Belum Tentukan Oposisi atau Tidak
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat menghormati keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang batal menyertakan kader Demokrat di dalam Kabinet Indonesia Maju.

Sikap ini atas instruksi langsung dari Ketua Umum (Ketum) Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terdiri atas 5 butir. (Baca juga: Yusril Ihza Mahendra Tak Dipanggil Jokowi, PBB Doakan Ini)

“Sesuai dengan rapat pleno terbatas DPP Partai Demokrat tanggal 23 Oktober 2019 hari ini, dan sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Demokrat Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, dengan ini disampaikan butir-butir pernyataan sebagai berikut,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Pertama, kata Hinca, Partai Demokrat mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi, Wakil Presiden Maruf Amin dan para Menteri yang tergabung dalam jajaran Kabinet Presiden Jokowi untuk masa jabatan yang kedua. (Baca juga: Jokowi Izinkan Menteri Kabinet Indonesia Maju Rangkap Jabatan di Partai)

“Demokrat juga mendoakan agar Kabinet Presiden Jokowi sukses dalam mengemban tugas-tugasnya, sesuai dengan harapan rakyat dan janji-janji kampanye yang disampaikan dalam Pemilu 2019 yang lalu,” lanjutnya.

Kedua, Demokrat juga menghormati keputusan politik Presiden Jokowi untuk tidak menyertakan Demokrat dalam jajaran pemerintahannya. Terlepas dari komunikasi dan ajakan Presiden Jokowi kepada Demokrat Pascapemilu 2019 yang lalu. Demokrat meyakini bahwa keputusan Jokowi untuk tidak menyertakan Demokrat memilih niat dan tujuan yang baik.

“Partai Demokrat juga mengerti sepenuhnya bahwa penyusunan kabinet adalah hak dan kewenangan (prerogatif) Presiden yang tidak dapat dipengaruhi oIeh pihak manapun,” imbuhnya.

Ketiga, Hinca melanjutkan, soal posisi Partai Demokrat ke depan akan ditentukan kemudian. Pada saatnya, SBY akan menyampaikan secara resmi kepada seluruh jajaran partai, baik di pusat maupun daerah. Pada prinsipnya Demokrat ingin berperan dan berkontribusi agar pemerintahan Jokowi sukses dalam mengemban amanahnya.

“Tentu saja Partai Demokrat akan sangat serius memperjuangkan aspirasi rakyat agar rakyat kita, para pemegang kedaulatan yang sejati itu, memiliki masa depan yang Iebih baik, serta mendapatkan kesejahteraan, keadilan, kedamaian dan kebebasan hakiki yang dijamin oleh konstitusi kita,” paparnya.

Keempat, Demokrat masih menunggu pidato politik SBY selaku Ketum Demokrat berkaitan dengan posisi serta peran Demokrat 5 tahun ke depan, baik dalam kehidupan politik maupun pembangunan bangsa. Kader juga diinstruksikan sekali lagi agar para kader partai tidak mengeluarkan sikap dan pernyataannya sendiri-sendiri. (Baca juga: Tak Dapat Menteri, PAN: Kita Siap Bekerja Sama dengan Pemerintah)

“DPP Partai Demokrat mengucapkan terima kasih atas disiplin dan kepatuhan seluruh kader partai yang tidak memberikan komentar apapun berkaitan dengan penyusunan Kabinet Presiden Jokowi yang baru saja dilaksanakan, apalagi yang sifatnya negatif,” paparnya.

Terakhir, sambung Hinca, terkait dengan isu politik fundamental saat ini seperti kehendak untuk melakukan perubahan amandemen UUD 1945 untuk menghidupkan kembali GBHN dan isu-isu politik lain yang bisa mengubah sistem politik, model demokrasi dan tatanan ketatanegaraan, pada saatnya SBY akan menyampaikan sikap dan pandangan partai secara resmi. (Baca juga: PBNU: Banyak Kiai Kecewa dan Protes Atas Penunjukan Menag)

“Demikian pernyataan DPP Partai Demokrat hari ini. untuk diindahkan dan dilaksanakan oleh segenap kader Partai Demokrat di seluruh tanah air. Marilah kita jaga semangat dan langkah pengabdian kita untuk kebaikan rakyat dan negara yang sama-sama kita cintai,” ujarnya.
(shf)
Berita Terkait
Demokrat Sebut Jokowi...
Demokrat Sebut Jokowi Bisa Mencontoh SBY soal Reshuffle Kabinet
SBY Beri Restu AHY Jadi...
SBY Beri Restu AHY Jadi Menteri di Kabinet Jokowi
BRAINS Partai Demokrat...
BRAINS Partai Demokrat Tegaskan SBY Tidak Terlibat Isu Ijazah Jokowi
Klaim Era SBY Lebih...
Klaim Era SBY Lebih Baik, Demokrat Ungkap 7 Indikatornya
Reshuffle Kabinet, Partai...
Reshuffle Kabinet, Partai Demokrat: Kami Tidak Akan Mencampurinya
Diundang Presiden Prabowo,...
Diundang Presiden Prabowo, Jokowi, SBY, JK, Boediono, KH Ma'ruf Amin Tiba di Istana
Berita Terkini
Roy Suryo Siapkan Rekaman...
Roy Suryo Siapkan Rekaman Video Penangkapannya sebagai Bukti Praperadilan
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved