Ketua MPR Sebut Jokowi Punya Kalkulasi Sendiri Soal Sosok Menteri

Selasa, 22 Oktober 2019 - 14:37 WIB
Ketua MPR Sebut Jokowi...
Ketua MPR Sebut Jokowi Punya Kalkulasi Sendiri Soal Sosok Menteri
A A A
JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo melihat bahwa langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah memanggil sejumlah tokoh ke Istana Negara, Jakarta termasuk di antaranya mantan kompetitornya saat Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 dan 2019, Prabowo Subianto dilandaskan atas kalkulasi politik yang matang.

“Memang presiden ketika diumumkan pada Juni lalu sebagai pemenang pilpres, sehingga beliau punya banyak waktu untuk mempersiapkan komposisi periode kedua. Jadi kalau hari ini kita lihat ada sejumlah muka-muka baru yang diperkenalkan, saya yakin itu berdasarkan kalkulasi politik yang sangat matang untuk mengisi posisi-posisi yang memang dalam kabinet yang akan datang diperlukan kekompakan dan langkah cepat,” ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Karena itu, Bamsoet melanjutkan, jika ada nama-nama yang muncul dalam beberapa hari terakhir termasuk Prabowo, merupakan rekonsiliasi politik yang ingin diciptakan Jokowi untuk stabilitas pemerintahan lima tahun mendatang. (Baca juga: Makan Siang Sambil Dengerin Metallica, Jokowi Minta Basuki Lanjut)

“Walaupun sesungguhnya rekonsiliasi sudah tercipta di Parlemen. Tapi mungkin ingin diperkuat di kabinet pemerintah,” tuturnya.

Bamsoet menilai, Prabowo yang kabarnya diplot sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) cocok karena memang kompetensinya di bidang pertahanan. Sehingga diharapkan Indonesia memiliki pertahanan yang kuat dan bisa disegani di Asia dan global ke depannya.

Begitu juga dengan Edhy Prabowo yang diplot sebagai Meneri Pertanian (Mentan) sama-sama memiliki kompetensi di bidang pertanian dan Prabowo juga mantan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

“Saya tidak membaca terlalu banyak yang menolak. Saya justru banyak masukan bahwa banyak yang men-support Pak Prabowo di posisi Menhan. Karena saya pribadi juga meyakini beliau punya kompetensi di sana. Termasuk kompetensi Edhy Prabowo atau Gerindra di sektor pertanian,” paparnya.

Karena itu, Bamsoet meyakini bahwa presiden mempunyai kalkulasi politik yang matang. Apakah itu untuk menguatkan rekonsiliasi yang ada baik di tataran elite atau di akar rumput, maupun target-target gapaian pemerintah yang akan datang.

Dengan pemerintahan yang kompak dan legislatif yang kompak tentu akan berdampak bagus buat rakyat karena semua bisa bekerja dengan baik, fokus pada bidangnya masing-masing dan tidak ada gejolak, ekonomi tumbuh dengan baik dan Indonesia bisa melunasi hutangnya perlahan.

Soal fungsi pengawasan yang berkurang di legislatif, dia meyakini bahwa walaupun di Parlemen adalah koalisi pemerintah tidak menghilangkan kekritisan DPR terhadap pemerintah. Karena yang dikritik bukan presiden, tapi kebijakan dan langkah-langkah para menteri.

“Justru kita berharap para menteri ke depan bekerja lebih keras lagi agar presiden tidak dikritik di Parlemen,” harapnya.
(kri)
Berita Terkait
Sidang Tahunan Jadi...
Sidang Tahunan Jadi Momentum Laporkan Kinerja Lembaga Negara
Wapres: Kebijakan Pemerintah...
Wapres: Kebijakan Pemerintah Terkait Corona Demi Keselamatan Rakyat
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Bamsoet Harap UMKM Selamatkan...
Bamsoet Harap UMKM Selamatkan Indonesia dari Ancaman Resesi Ekonomi
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Berita Terkini
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Infografis
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved