Pengalaman Atasi Konflik, Tokoh Aceh Ini Dinilai Layak Masuk Kabinet

Senin, 21 Oktober 2019 - 01:15 WIB
Pengalaman Atasi Konflik,...
Pengalaman Atasi Konflik, Tokoh Aceh Ini Dinilai Layak Masuk Kabinet
A A A
JAKARTA - Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2018-2024 pada Minggu 20 Oktober 2019.

Dalam pidato pelantikannya, Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemerintahan ke depan harus lepas landas menuju Indonesia maju.

Dalam pidatonya Jokowi mengingatkan bahwa kemajuan itu tidaklah datang otomatis. “Namun semua itu tidak datang dengan mudah, harus disertai kerja keras dan kita harus kerja cepat,” katanya.

Jokowi tampak menunjukkan ke depan pemerintahannya, termasuk kementerian-kementerian di bawahnya harus mampu mengatasi persoalan-persoalan klasik yang monoton tanpa solusi dan hasil.

Menanggapi visi lima tahun Jokowi-Amin yang ingin menjamin tercapainya program pembangunan, tokoh Aceh yang juga mantan Tim Perdamaian Aceh, Yusni Sabi, mengapresiasi jika Presiden Jokowi mengakomodir putera terbaik Aceh untuk duduk di kementerian.

Sementara H Sudirman, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Aceh, menilai Sosok Muhammad Nazar adalah figur yang tepat untuk membantu Jokowi di periode kedua ini.

Selain pernah menjabat Gubernur Aceh 2007-2012, Nazar berpengalaman dalam resolisi konflik karena M Nazar merupakan tokoh sentral di balik perdamaian Aceh.

“Beliau merupakah tokoh yang pernah memimpin Aceh dan menyelesaikan konflik Aceh," ujarnya, Minggu (20/10/2019).

Dia menjelaskan Nazar tepat menduduki kursi Menteri karena merupakan tokoh yang memberi banyak kontribusi untuk masyarakat Aceh, menjembatani kepentingan masyarakat Aceh, memperjuangkan hak-hak Aceh, terutama saat perundingan perdamaian, dengan cara-cara damai, tidak dengan pendekatan militer.

Menurut dia, pengalaman dalam menangani konflik sosial dan memiliki banyak jaringan internasional menjadi penilaian kompetensi tersendiri bagi Nazar di hadapan Presiden Jokowi.

Yusni Sabi, akademisi dan mantan Rektor IAIN Ar Raniry Aceh menambahkan putra Aceh seperti Nazar memiliki kompetensi pengalaman mumpuni sehingga layak sebagai menteri.

Dia menambahkan, sudah seharusnya penempatan menteri sesuai dengan kompetensi dan pengalaman, bukan sekadar formalitas apalagi cuma soal jatah.

Menurut dia, Aceh memiliki stok melimpah yang dapat dipilih oleh Presiden, termasuk Nazar karena memiliki kompetensi dan pengalaman, rekam jejak baik, sehingga bisa berkontribusi bagi Indonesia.
(dam)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Ini Deretan Menteri...
Ini Deretan Menteri Terbaik di Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Versi LPI
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Wapres Ma’ruf Amin...
Wapres Ma’ruf Amin Pimpin Pemerintahan Sementara, Jubir Sebut Tidak Ada Persiapan Khusus
Berita Terkini
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved