Pilih Dialog, BEM Nusantara Serukan Situasi Kondusif Pelantikan Presiden

Jum'at, 18 Oktober 2019 - 07:29 WIB
Pilih Dialog, BEM Nusantara...
Pilih Dialog, BEM Nusantara Serukan Situasi Kondusif Pelantikan Presiden
A A A
JAKARTA - Pilih jalur dialog, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menyerukan terciptanya situasi kondusif jelang pelantikan presiden. BEM Nusantara menilai unjuk rasa rentan disusupi hingga memunculkan stigma upaya penggagalan pelantikan presiden.

“BEM Nusantara belum ada mengeluarkan seruan aksi demonstrasi, supaya kami tidak disebut memiliki isu mengagalkan pelantikan presiden. Kami mengimbau BEM Nusantara agar menjaga kondusivitas dan keamanan negara.,” tegas Koordinator Pusat BEM Nusantara Hengky Primana, Jumat (18/10/2019).

Mengenai UU KPK, Hengky menyampaikan tak sepenuhnya menolak keberadaaan beleid tersebut, namun ada poin-poin yang harus diperbaiki. BEM Nusantara timpalnya akan menempuh tiga langkah dengan mengutamakan dialog terkait UU KPK.

“Ada tiga langkah, pertama Perppu, kami ingin berdialog dengan presiden, memberikan pertimbangan kenapa harus ada Perppu. Kedua, legislatif review, kami ingin berdialog dengan Ketua DPR, poin-poin apa yang harus diperbaiki di UU KPK itu. Yang ketiga melalui Judicial Review di MK,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama Hengky mengungkapkan, BEM Nusantara mengagendakan konsolidasi nasional di Bandung Jawa Barat. Seluruh perwakilan kampus maupun universitas dari setiap provinsi dihimbau untuk hadir membahas perihal Perppu dan JR terhadap UU KPK saat konsolidasi nasional.

“Pada 19-20 Oktober ini kami melakukan konsolidasi nasional dengan seluruh perwakilan provinsi untuk membahas Perppu,LR dan jalur JR. Kami akan membulatkan suara di Bandung nanti, kami harapkan bisa bertemu Ketua DPR dan presiden paska konsolidasi,” imbuhnya.
(wib)
Berita Terkait
Sejumlah Orang Bubarkan...
Sejumlah Orang Bubarkan Pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa di Hotel Jakarta
KMB Diharapkan Terus...
KMB Diharapkan Terus Berperan Aktif dan Berkarya di Masyarakat
Gelar Rapimnas I di...
Gelar Rapimnas I di Jakarta, KAMMI Tegaskan Soliditas dan Tolak Upaya Perpecahan
GMNI dan HMI, Organisasi...
GMNI dan HMI, Organisasi Ekstra Kampus yang Diikuti Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Kamu Gabung Mana?
Agar Tak Ketinggalan...
Agar Tak Ketinggalan Zaman, Pola Perkaderan HMI Harus Selaras Era Disrupsi
Munaskoh ke-25 Tunjuk...
Munaskoh ke-25 Tunjuk Sri Meisista sebagai Nakhoda Baru KOHATI PB HMI
Berita Terkini
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved