Selain Desa Mandiri, Gubernur Kalbar Jadikan TORA untuk Kemandirian Rakyat

Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:50 WIB
Selain Desa Mandiri,...
Selain Desa Mandiri, Gubernur Kalbar Jadikan TORA untuk Kemandirian Rakyat
A A A
JAKARTA - Kalimantan Barat (Kalbar) memiliki potensi alam yang bisa dikembangkan untuk menunjang perekonomian masyarakat daerah dan mendukung perekonomian nasional. Hal itu disampaikan Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat didaulat menjadi narasumber Indonesia Visionary Leader (IVL) sesion 5 yang digelar KORAN SINDO dan SINDOnews.com.

Sutarmidji mengatakan, dengan jumlah penduduk yang saat ini sudah mencapai 5.427.075 juta jiwa (per Juni 2019), Kalbar sebenarnya telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Hanya saja, masih ada potensi-potensi alam yang belum digali kemanfaatannya untuk masyarakat Kalbar.

"Kita bicara investasi, bicara kalimantan Barat itu penghasil CPO terbesar di Indonesia," kata Sutarmidji dalam paparannya di Auditorium Gedung Sindo, Menteng, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Dia menuturkan, bauksit, kelapa sawit, karet dan kelapa merupakan sumber daya alam yang telah memberikan nilai lebih bagi perekonomian nasional, khususnya untuk pendapatan daerah. Kata Sutarmidji, khusus di produksi bauksit, setidaknya Kalbar bisa mengekspor hingga 2 juta ton ke luar negeri.

"Masalahnya regulasi antara pusat dan daerah kadang tidak singkron. Misal harga masuk mobil kita ke sana (malaysia) bisa 500 ribu per hari. Setiap hari itu mobil malaysia yang ke Indonesia hanya 2, tapi kita 10 kali, jadi lebih banyak keluar (biaya)," kata Sutarmidji.

Untuk itu, Sutarmidji mengaku pemerintahan yang dipimpinnya harus menyiapkan plan yang tepat dan terukur. Di kabupaten Pontianak misalnya. Daerah ini dianggap penting sebagai pusat perekonomian karena berdiri pelabuhan serta sentra-sentra ekonomi rakyat yang bersumber dari desa.

"Maka kita bicara hulu ke hulir, harus ada peningkatan infrastruktur. Untuk mengolah bauksit itu listrik berbiaya mahal dibanding industri di malaysia. Sama dengan sawit, perkebunan sawit sulit berkembang dengan malaysia," ujarnya.

Selain hasil produksi daerah berupa bauksit maupun kelapa sawit, sektor kehutanan dan pertanian juga menjadi pendukung ekonomi masyarakat Kalbar. Sutarmidji mengaku mendukung, program sertifikat tanah yang diberikan kepada warga dari pemerintah pusat.

Program ini di Kalbar disebut dengan istilah Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA). Program ini selain memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, juga memberikan kesempatan kepada warga untuk mengolah lahan yang tepat sasaran dan produktif sebagai implementasi program desa mandiri. "(Ada) Rang I Regional Kalimantan Barat Desa Mandiri," tukasnya.
(poe)
Berita Terkait
Bupati Sumedang Bertekad...
Bupati Sumedang Bertekad Wujudkan Pemerintahan Kelas Dunia melalui Inovasi Digital Birokrasi
Indonesia Visionary...
Indonesia Visionary Leader, Strategi Jitu Visi 15 Kepala Daerah Bangkit dari Pandemi Covid-19
Indonesia Visionary...
Indonesia Visionary Leader Season XII Angkat Tema Kepala Daerah sebagai Penjaga Resiliensi Ekonomi
MPI Gelar IVL Season...
MPI Gelar IVL Season IX, Hari Ini Kepala Daerah Beberkan Strategi Percepatan Ekonomi
Wali Kota Banda Aceh...
Wali Kota Banda Aceh Terima Penghargaan IVL dari MPI
Terima Penghargaan IVL,...
Terima Penghargaan IVL, Wali Kota Banda Aceh Komitmen Bangkitkan UMKM
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
Negara NATO Selain Turki,...
Negara NATO Selain Turki, Ingin Blokir Swedia dan Finlandia untuk Gabung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved