Ketua Relawan Jokowi Ini Dinilai Punya Kans Masuk Kabinet

Selasa, 15 Oktober 2019 - 21:21 WIB
Ketua Relawan Jokowi...
Ketua Relawan Jokowi Ini Dinilai Punya Kans Masuk Kabinet
A A A
JAKARTA - Masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode pertama akan berakhir pada 20 Oktober mendatang. Bersamaan itu, Jokowi akan dilantik untuk menduduki posisi yang sama untuk periode 2019-2024.

Dalam kepemimpinan periode lima tahun ke depan, tentu Jokowi akan menyusun kabinet baru. Otak atik posisi kursi menteri diprediksi masih akan terus terjadi hingga hari Sabtu tanggal 19 Oktober nanti.

Bukan tidak mungkin partai politik yang tidak ikut berjuang bersama Jokowi pada Pilpres 2019 bergabung dalam koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya kira, minggu ini adalah minggu paling menegangkan dunia politik. Siapa yang akan menjadi pembantu Jokowi akan diumumkan akhir pekan ini," kata pengamat politik Saiful Anam, Selasa (15/10/2019).

Menurut dia, safari politik yang dilakukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui presiden dan mendatangi Ketua umum partai koalisi Jokowi merupakan tanda-tanda jika kubunya akan masuk lingkaran pemerintah.

"Jika Gerindra masuk koalisi saya kira hanya akan dapat 2 hingga 3 kursi menteri," tuturnya.

Untuk partai Demokrat, jika bergabung dalam koalisi, menurut Saiful Anam dirinya memprediksi hanya akan mendapat jatah satu kursi menteri.

"Satu orang ini bisa Ketua umum Relawan Jokowi (ReJO) HM Darmizal atau Agus Harimurti Yudhoyono ((AHY). Saya melihat kans Pak Darmizal kuat juga jadi menteri. Karena, dia adalah salah satu pendiri Partai Demokrat yang berani mengambil keputusan untuk mendukung Jokowi dengan mendirikan ReJO sementara saat itu SBY masih gamang menentukan pilihan dalam Pilpres," tuturnya.

Pengamat politik asal Unas itu menilai Darmizal sosok pendiam dan tidak pernah meminta karena dia karakter pekerja seperti Jokowi.

"Latar belakang nasib dari kecil sampai UGM, hampir sama juga dengan Jokowi," urainya.

Menurut dia, Darmizal dengan RèJO bekerja keras, berjuang cerdas tiada letih melapangkan jalan bagi Jokowi. "Sangat layak diberi kepercayaan ketimbang yang banyak lobby bahkan tanpa keringat," tandasnya.

Dia mengingatkan Jokowi agar tidak memasukkan menteri dari partai yang berseberangan saat Pilpres 2019 terlalu banyak. Tidak menutup kemungkinan mereka akan jadi batu sandungan Jokowi sendiri.

"Jangan sampai mereka malah jadi duri dalam daging, jadi akan merepotkan presiden sendiri. Karena, kekuatan politik partai koalisi di parlemen sudah 63 persen. Itu sudah bagus kok," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Ini Deretan Menteri...
Ini Deretan Menteri Terbaik di Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Versi LPI
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Wapres Ma’ruf Amin...
Wapres Ma’ruf Amin Pimpin Pemerintahan Sementara, Jubir Sebut Tidak Ada Persiapan Khusus
Berita Terkini
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Infografis
5 Menteri Terkaya yang...
5 Menteri Terkaya yang Masuk di Kabinet Merah Putih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved