Demo Mahasiswa, GP Ansor Desak Semua Pihak Stop Aksi Anarkisme

Rabu, 25 September 2019 - 20:20 WIB
Demo Mahasiswa, GP Ansor...
Demo Mahasiswa, GP Ansor Desak Semua Pihak Stop Aksi Anarkisme
A A A
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Ansor meminta semua pihak untuk menghentikan tindakan kekerasan terkait aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak revisi UU KPK dan RUU KUHP di Jakarta dan berbagai daerah.

Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, aksi anarkisme harus segera disudahi agar tidak memicu kerawanan keamanan, politik, sosial maupun ekonomi yang lebih besar.

Menurut Yaqut, GP Ansor sangat menyayangkan tindak kekerasan yang terjadi selama aksi demonstrasi di berbagai daerah. Pihaknya meminta semua pihak untuk tidak mudah terpancing agar tidak merugikan kepentingan masyarakat lainnya.

"Saatnya semua harus menahan diri agar tidak muncul korban lagi," ujar Gus Yaqut, sapaan akrabnya, Rabu (25/9).

Menyikapi kondisi akhir-akhir ini, GP Ansor juga mengajak semua pihak untuk berpikir jernih dan matang. Ansor mempersilakan langkah mahasiswa yang berupaya mengkritisi kebijakan pemerintah karena dinilai melanggar nilai-nilai keadilan.

"Sikap kritis, lanjut dia, adalah sebuah keniscayaan di sebuah negara yang demokratis seperti Indonesia. Sebagai bagian agen perubahan sosial (agent of change), peran mahasiswa juga strategis dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkeadilan," tandasnya.

Namun demikian, Gus Yaqut meminta agar mahasiswa konsisten berpikir jernih dalam menyampaikan pendapatnya. Pihaknya mendorong mahasiswa dan masyarakat menggunakan jalur yang tepat seperti berdialog dengan para anggota DPR.

Langkah legal lain yang tepat dilakukan, jelasnya, adalah mengajukan peninjauan kembali (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Gunakan cara-cara yang demokratis untuk mewujudkan negara yang demokratis, bukan anarkistis," tandasnya.

Gus Yaqut menilai, langkah dialog maupun judicial review ini penting agar perjuangan mahasiswa tidak dikotori dan ditunggangi oleh pihak-pihak lain. Di tengah situasi yang kian memanas saat ini, sangat mungkin banyak kelompok yang ingin memanfaatkan mahasiswa guna memuluskan kepentingan jangka pendeknya.

"Saya meminta mahasiswa tidak mudah tergiur dengan tawaran-tawaran yang justru mencelakai idealisme," kata Gus Yaqut.

Dia menambahkan, GP Ansor juga meminta aparat keamanan melakukan upaya-upaya persuasif dalam menghadapi pendemo. Aparat perlu mengedepankan cara-cara dialogis agar tercipta rasa keamanan dan ketenteraman.
(pur)
Berita Terkait
Tolak Revisi UU Pilkada,...
Tolak Revisi UU Pilkada, Ribuan Massa Demo DPRD Yogyakarta
Demo Tolak Revisi UU...
Demo Tolak Revisi UU Pilkada Ricuh, Mahasiswa & Polisi Bentrok
Demo Mahasiswa Tolak...
Demo Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada di Malang Ricuh
Revisi UU Kejaksaan...
Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP Upaya Legalisasi Penyimpangan Kewenangan
Revisi UU Kejaksaan...
Revisi UU Kejaksaan dan KUHAP Dinilai Tumpang Tindih dengan Kewenangan Polisi
Tere Liye: Semoga Cipta...
Tere Liye: Semoga Cipta Kerja Tidak Seperti UU KPK
Berita Terkini
Arus Balik Lebaran 2025,...
Arus Balik Lebaran 2025, ASDP Catat Jumlah Penumpang Menurun 31 Persen
3 jam yang lalu
Puan Sebut Pertemuan...
Puan Sebut Pertemuan Megawati dan Prabowo Pasca Libur Lebaran, Jubir PDIP: Mohon Bersabar
6 jam yang lalu
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
17 jam yang lalu
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
20 jam yang lalu
Mega Perintahkan Kepala...
Mega Perintahkan Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat Gelombang Kedua jika Absen pada Gelombang Pertama
21 jam yang lalu
ART Lagi Mudik, Menteri...
ART Lagi Mudik, Menteri Raja Juli Antoni Bantu Istri Beres-Beres Rumah
22 jam yang lalu
Infografis
Alasan Sekutu Desak...
Alasan Sekutu Desak NATO Tunjukkan Kekuatan pada Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved