Menkumham Sebut Ada yang Ingin Ganggu Pelantikan Jokowi, PDIP: Tanya BIN
Rabu, 25 September 2019 - 14:08 WIB
Menkumham Sebut Ada yang Ingin Ganggu Pelantikan Jokowi, PDIP: Tanya BIN
A
A
A
JAKARTA - Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan, Utut Adianto angkat suara terkait pernyataan Menkumham, Yasonna Laoly yang menyebut ada pihak-pihak atau kelompok yang ingin mengganggu pelantikan Jokowi sebagai Presiden melalui aksi unjuk rasa mahasiswa kemarin.
Utut mengaku enggan menyebut kelompok yang dianggap ingin mengganggu pelantikan Jokowi. Sebab, hal ini menjadi kewenangan pihak lain.
"Kalau saya bicara, nanti menuduh. Kalau ini yang jawab, tanyanya teman-teman intelijen. Saya enggak punya alat ukur apapun," kata Utut di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Wakil Ketua DPR itu juga enggan berbicara lebih lanjut soal indikasi yang mengarah kepada upaya pihak-pihak tertentu yang ingin mengganggu pelantikan tersebut.
Menurut Utut, biarlah hal itu dijelaskan langsung oleh aparat pemerintahan yang berwenang. "Saya enggak bicara tanpa ada fakta. Tanyanya ke Pak Budi Gunawan (Kepala BIN)," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Yasonna Laoly menyatakan ada kelompok tertentu yang ingin mengganggu pelantikan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin. Kelompok ini diduga memanfaatkan aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak UU KPK dan RUU KUHP.
Menteri asal PDI Perjuangan itu mengatakan, meski dirinya enggan menyebut pihak-pihak yang berupaya mengganggu pelantikan, namun diakuinya ada rapat-rapat yang dilakukan. Dia pun meminta ditanyakan ke Menko Polhukam karena merasa bukan otoritasnya menyampaikan hal tersebut.
Utut mengaku enggan menyebut kelompok yang dianggap ingin mengganggu pelantikan Jokowi. Sebab, hal ini menjadi kewenangan pihak lain.
"Kalau saya bicara, nanti menuduh. Kalau ini yang jawab, tanyanya teman-teman intelijen. Saya enggak punya alat ukur apapun," kata Utut di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Wakil Ketua DPR itu juga enggan berbicara lebih lanjut soal indikasi yang mengarah kepada upaya pihak-pihak tertentu yang ingin mengganggu pelantikan tersebut.
Menurut Utut, biarlah hal itu dijelaskan langsung oleh aparat pemerintahan yang berwenang. "Saya enggak bicara tanpa ada fakta. Tanyanya ke Pak Budi Gunawan (Kepala BIN)," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Yasonna Laoly menyatakan ada kelompok tertentu yang ingin mengganggu pelantikan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin. Kelompok ini diduga memanfaatkan aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak UU KPK dan RUU KUHP.
Menteri asal PDI Perjuangan itu mengatakan, meski dirinya enggan menyebut pihak-pihak yang berupaya mengganggu pelantikan, namun diakuinya ada rapat-rapat yang dilakukan. Dia pun meminta ditanyakan ke Menko Polhukam karena merasa bukan otoritasnya menyampaikan hal tersebut.
(cip)