Isu Perpecahan dan Ormas Wali Amanah di Muktamar PBB

Selasa, 24 September 2019 - 21:23 WIB
Isu Perpecahan dan Ormas...
Isu Perpecahan dan Ormas Wali Amanah di Muktamar PBB
A A A
JAKARTA - Isu perpecahan Partai Bulan Bintang (PBB) dengan beberapa organisasi massa (ormas) pendukungnya, tak menyurutkan niat partai besutan Yusril Ihza Mahendra untuk menggelar Muktamar ke-5 di Bangka Belitung.

Mereka pun mengaku bersyukur ormas yang disebut wali amanah, lepas karena selama ini tak memberikan dukungan maksimal. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Ferry Noor mengatakan, atas isu perpecahan tersebut ia menyingkapinya biasa saja.

Karena pihaknya menganggap selama ini wali amanah dari tahun 2005-2019 tidak berbuat apa-apa ke PBB. "Padahal di dalam AD-ART PBB kan harusnya mereka memberikan saran, pertimbangan, dan turut serta memenangkan PBB. Tapi kenyataannya wali amanah tidak melaksanakan hal itu," kata Ferry Noor dalam siaran pers, Selasa (24/9/2019).

Dikatakan Ferry, ketika mereka menarik dukungan pihaknya sudah menerima hal tersebut. Pasalnya, selama 14 tahun PBB tidak pernah diberikan saran, pertimbangan, apalagi ikut memenangkan.

"Ini mereka malah menenggelamkan PBB. Jadi kami merasa bahwa keputusan wali amanah undur diri dari PBB sudah benar, karena selama ini mereka juga tidak berbuat apa-apa untuk PBB," terangnya.

Ferry menambahkan, wali amanah PBB itu sendiri terdiri dari beberapa ormas pendiri partai yang orang-orangnya adalah perwakilan dari beberapa ormas, jadi bukan ormasnya.

"Jadi perlu diketahui bawah di dewan dakwah itu banyak kader-kader partai lain. Jadi mereka bukan mutlak pengusung maupun pendukung PBB, itu yang kita rasakan. Jadi kalau mereka tarik diri dan mau buat partai baru itu lebih baik, karena bisa berkompetisi," sambungnya.

Ferry pun menegaskan, dengan langkah yang dilakukan para wali amanah tersebut, pihaknya tak gentar. Bahkan, mulai 25 September hingga 27 mendatang, PBB akan menggelar Muktamarnya yang kelima.

"Dalam muktamar itu sendiri, Yusril Ihza Mahendra kembali mendapat dukungan dari 514 cabang dan 34 DPW," ungkapnya.

Dalam muktamar itu sendiri, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan langsung membuka kegiatan tersebut. Bahkan orang nomor satu di Indonesia ini akan didampingi oleh beberapa menteri kabinet kerja.

Bahkan, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, juga dipastikan akan hadir dalam muktamar yang digelar di Bangka Belitung. Beberapa sekjen partai politik pendukung Jokowi, juga direncanakan akan memenuhi undangan PBB.
(maf)
Berita Terkait
DPW PBB DKI Jakarta...
DPW PBB DKI Jakarta Santuni 100 Anak Yatim di Condet, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Politik Akar Rumput
Sowan ke Ponpes Al Hamidy...
Sowan ke Ponpes Al Hamidy Banyuanyar, Sekjen PBB Temui Kiai Muhammad Rofi'i Baidlowi
PBB Kukuhkan Pimpinan...
PBB Kukuhkan Pimpinan Pusat Pemuda Bulan Bintang Periode 2019-2024
Yusril Ihza Mahendra...
Yusril Ihza Mahendra Mundur, Fahri Bachmid Jadi Penjabat Ketum PBB
Afriansyah Noor Ungkap...
Afriansyah Noor Ungkap Pengurus PBB Gerbongnya Dirombak Fahri Bachmid
Kemenkumham Diminta...
Kemenkumham Diminta Batalkan Kepengurusan Baru PBB
Berita Terkini
Pimpinan BGN Audiensi...
Pimpinan BGN Audiensi dengan KPK, Budi Prasetyo: Bahas Pencegahan Korupsi
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
Pimpinan BGN Datangi...
Pimpinan BGN Datangi KPK, Nanik S Deyang: Kerja Sama
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Momen Prabowo Sambut...
Momen Prabowo Sambut PM Narendra Modi di Istana Merdeka
Bareskrim Backup Penyidikan...
Bareskrim Backup Penyidikan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Bikin Negara Rugi Rp5 Triliun
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved