Ibas Sebut KPK Tak Boleh Dilemahkan, Tapi Jangan Terlalu Kuat

Selasa, 10 September 2019 - 16:57 WIB
Ibas Sebut KPK Tak Boleh...
Ibas Sebut KPK Tak Boleh Dilemahkan, Tapi Jangan Terlalu Kuat
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan, bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak boleh dilemahkan. Pria yang akrab disapa Ibas ini menambahkan, KPK harus diperkuat.

"Kami Fraksi Demokrat akan terus mengawal KPK. KPK tidak boleh dilemahkan," ujar Ibas di sela acara pertemuan nasional Fraksi Partai Demokrat periode 2019-2024 se-Indonesia di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

(Baca juga: Pakar Hukum Pidana Sebut Revisi UU KPK Suatu Kebutuhan)

Di samping itu, KPK diharapkannya menjadi pilar pembangunan pengawalan hukum di Indonesia. "Jadi saya pikir ya KPK juga harus mendengar usulan publik, KPK juga harus mendengar usulan parlemen, kita juga harus mendengar usulan KPK, dan kita juga harus mendengar usulan publik," kata putra bungsu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Namun, dia enggan memberikan pandangannya apakah setuju atau menolak revisi Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK).

"Kita lihat saja nanti proses dinamika yang berjalan. Tidak boleh ada yang tidak bisa dikontrol, tapi sekali lagi kita tekankan tidak boleh ada yang dilemahkan, dan tidak boleh ada yang terlalu kuat," katanya.

Diketahui, rapat paripurna DPR telah menyetujui revisi UU KPK menjadi usul DPR, beberapa hari lalu. Hanya 77 orang anggota legislatif yang hadir secara fisik dalam rapat tersebut.
(maf)
Berita Terkait
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Janji Kuatkan Komisi...
Janji Kuatkan Komisi Pemberantasan Korupsi, Ganjar Buka Peluang Revisi Kembali UU KPK
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
Revisi UU KPK Dinilai...
Revisi UU KPK Dinilai Langgar Asas Pembentukan Undang-Undang
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Pengalihan Status Jadi...
Pengalihan Status Jadi ASN, Wadah KPK Sebut Buntut dari Revisi UU KPK
Berita Terkini
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Sambut Baik Kebijakan...
Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi
Putusan Praperadilan...
Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid II Dibacakan 20 Juli
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
UGM Dinilai Keliru Ajukan...
UGM Dinilai Keliru Ajukan Keberatan ke PTUN Jakarta, Bonjowi Hadirkan Saksi Ahli untuk Meluruskan
Menko PM: SDM Unggul...
Menko PM: SDM Unggul dan Teknologi Kunci Kemajuan Bangsa
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved