Akses Internet Papua Dibuka, MPR Berharap Bisa Luruskan Hoaks

Minggu, 08 September 2019 - 17:24 WIB
Akses Internet Papua...
Akses Internet Papua Dibuka, MPR Berharap Bisa Luruskan Hoaks
A A A
JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menilai positif, langkah pemerintah yang telah membuka akses internet di Papua dan Papua Barat secara bertahap sejak 5 September kemarin.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) berharap, hoaks yang menyebar bisa diluruskan serta mengimbau masyarakat Papua menggunakan internet secara positif dan bijak.

"Ya yang kita dengar dari pernyataan Pak Menteri akan mulai dicabut secara bertahap. Secara prinsip memang kalau saya sih berpendapat sebaiknya sejak dari awal tidak dilakukan pemblokiran itu," kata HNW di Jakarta, Minggu (8/9/2019).

"Karena sekali lagi, kalau ada pemblokiran, warga masih mencari informasi, mungkin informasinya malah semakin tidak terdeteksi dan malah akan menghadirkan kerawanan keamanan. Tapi sudahlah, sekarang sudah diputuskan untuk tidak diblokir lagi, saya kira itu yang terbaik," sambungnya.

(Baca juga: Situasi Kondusif, Kominfo Sudah Buka Blokir Layanan Data di Nabire dan Dogiyai)

Menurut Hidayat, pembukaan akses internet di Papua ini bisa digunakan secara maksimal oleh warga. Dia juga mengingatkan agar pembukaan akses internet ini bukan untuk menyebar hoaks, fitnah apalagi untuk memgadu doma sesama warga bangsa.

"Tetapi betul-betul untuk memastikan informasi, mendapatkan informasi yang benar," tegasnya.

Selain itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap, agar penghidupan kembali akses internet ini bisa menyelesaikan masalah yang ada dan menjaga keutuhan NKRI.

Khususnya, dalam meluruskan disinformasi yang berasal dari orang-orang yang hendak mengadu domba sesama anak bangsa dan mendukung separatisme. "Saya kira itu bagian dari hal yang penting untuk disadari dan dilakukan secara bersama oleh seluruh warga ketika, kemudian pemerintah tidak lagi memblokir informasi," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Polri Ajak Mahasiswa...
Polri Ajak Mahasiswa dan Pemuda Bantu Selesaikan Masalah Papua
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Menanti Jaminan Keamanan...
Menanti Jaminan Keamanan di Papua
Kelompok KNPB Aniaya...
Kelompok KNPB Aniaya Warga hingga Tewas di Maybrat Papua Barat
Berita Terkini
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved