Fahri Hamzah Yakin Jokowi Setuju Revisi UU KPK

Jum'at, 06 September 2019 - 15:14 WIB
Fahri Hamzah Yakin Jokowi...
Fahri Hamzah Yakin Jokowi Setuju Revisi UU KPK
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebenarnya setuju Undang-undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) direvisi.

Fahri mengaku pernah menghadiri sebuah rapat konsultasi yang dihadiri juga oleh Presiden Jokowi. "Saya sendiri pernah menghadiri rapat konsultasi dengan Presiden, dan Presiden sebetulnya setuju dengan pikiran mengubah UU KPK sesuai dengan permintaan banyak pihak, termasuk pimpinan KPK para akademisi dan sebagainya," ujar Fahri Hamzah dihubungi wartawan, Jumat (6/9/2019).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini tidak mempersoalkan rapat paripurna kemarin yang menyetujui revisi UU KPK menjadi usul DPR. Fahri menilai Undang-undang KPK merupakan persoalan lama.

"Permintaan revisi sudah datang dari banyak pihak, termasuk dan terutama dari pimpinan KPK dan orang-orang KPK sekarang sudah merasa ada masalah di Undang-undang KPK," kata legislator asal Nusa Tenggara Barat ini. (Baca juga: Reaksi Jokowi Sikapi Langkah DPR Revisi UU KPK )

Fahri menyoroti salah satu poin krusial dalam revisi UU KPK itu, yakni perlunya Dewan Pengawas KPK. Menurut dia, belum adanya Dewan Pengawas KPK tersebut menimbulkan banyak dampak.

"Dimana ada kewenangan besar harus ada pengawas," katanya.

Kemudian, dia juga setuju dengan poin KPK yang berwenang menghentikan penyidikan dan penuntutan terhadap perkara tindak pidana korupsi yang penyidikan dan penuntutannya tidak selesai dalam jangka waktu paling lama satu tahun. "Jadi banyak kasus orang jadi tersangka seumur hidup karena KPK tidak bisa mengeluarkan SP3 (surat perintah penghentian penyidikan)," ujarnya.

Padahal, kata dia, semua manusia termasuk penyidik KPK bisa mkeliru. "Ketika dia keliru, dia keluarkan SP3 sebagai koreksi atas ketidakmampuannya untuk menemukan kesalahan orang," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Janji Kuatkan Komisi...
Janji Kuatkan Komisi Pemberantasan Korupsi, Ganjar Buka Peluang Revisi Kembali UU KPK
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
Revisi UU KPK Dinilai...
Revisi UU KPK Dinilai Langgar Asas Pembentukan Undang-Undang
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Pengalihan Status Jadi...
Pengalihan Status Jadi ASN, Wadah KPK Sebut Buntut dari Revisi UU KPK
Berita Terkini
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
1 Prajurit Tewas dan...
1 Prajurit Tewas dan 6 Orang Terluka Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun
Refly Harun Optimistis...
Refly Harun Optimistis Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo Jilid II
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved